@4 Rukun Iman Dan Pengaplikasiannya Di Era Modern

          Rukun iman merupakan merupakan syarat mutlak yang harus dimiliki oleh seorang mukmin, namun belakangan ini kita banyak menyaksikan fenomena yang amat mengecewakan ketika mendapati seseorang yang sibuk mengoarkan bahwa dirinya adalah yang beriman tanpa mengamalkan ke-rukunan iman-annya.

            Demikian akan saya uraikan satu demi satu korelasi antara rukun iman yang enam dengan keseharian kita ini, saya mencoba menggabungkan antara suatu hal yang sangat pokok (rukun iman) dan realitas kehidupan kita, agar nantinya akan tercipta manusia-manusia yang berwujud seutuhnya di muka bumi ini, bukan seperti istilah wujuduhu ka’adamihi (keadaanya tidak diakui) atau lebih tepatnya seperti mayat hidup yang berjalan, tak tentu arah kehidupannya.

Yang pertama, Iman kepada Allah. Hal ini merupakan pondasi utama keimanan kita, tanpa hal tersebut semua rasanya nonsense (percuma), bayangkan bagaimana bisa kita melupakan bahkan tak mempercayai siapa Pencipta kita, lantas jikalau kita sudah demikian apakah Allah Yang Maha Membalas itu akan mengingat kita pula...? hei, bukankah Allah pernah berfirman “ mereka melupakan Allah, maka Allah pun akan melupakan mereka“ dan seperti disinyalir di ayat lain “ maka ingatlah Aku, niscaya Aku akan mengingat kalian,“ kesimpulan: jika kita berani menentang kekuasaan Allah dengan melupakannya, mak tunggulah saat Dia akan melupakan kalian...!!!

 kebijakan ini simpel saja; jikalau kita beraktivitas dalam keseharian kita terapkan selalu prinsip bahwa Allah adalah Yang Maha Melihat, sesepi apapun tempat kita melakukan kejahatan, sesunyi apapun lokasi kita menabur benih kekejian, Allah tetap akan melihat kita...nah, dengan demikian akankah masih ada orang yang tega berbuat nista...?

Yang kedua, Iman Kepada Malaikat. Malaikat adalah hamba Allah yang sangat menurut terhadap apa yang diperintah oleh Allah, yang paling gemar bertasbih mensucikan asma Allah. Beriman kepadanya adalah hal yang wajib pula dimiliki bagi seorang mukmin sejati. hanya ada sepuluh malaikat saja yang wajib diketahui oleh seorang muslim, mengenalnya dengan gamblang  untuk apa dan tugas apa saja yang diemban malaikat untuk melayani rotasi kehidupan ini. kebijakan yang seharusnya kita ambil dalam kehidupan ini adalah bahwa setiap kita tak akan lepas dengan apa yang namanya "mata-mata" amal perbuatan kita, bahkan sampai pada hal yang kecil seperti perkataan dan percakapan kita... 
   
Allah pernah berfirman dalam Kitab Agung-Nya:

"Dan tiada kata-kata yang keluar (dari mulut manusia) kecuali di sampingnya ada Raqib Wa Atidz"

jadi, kiranya bisa dipastikan kalau saja kita mengaplikasikan rukun iman no 2 tersebut, tak akan ada orang yang berani melakukan hal-hal yang negatif.

Yang Ketiga, Iman Kepada Rasul (Utusan). Percaya bahwa Allah mengutus Muhammad`Saw. sebagai Rahmatan lil-Alamien, pembawa risalah kedamaian, pemberantas kedigdayaan nafsu syaithoni yang kian merajalela. maka wajib pula bagi kita yang memang mengakui muslim untuk mengikuti apa yang beliau gariskan untuk berupa ajaran-ajaran yang nantinya akan menjadikan kita suksas dunia-akhirat. salah satu fenomena buruk yang telah mengakar dalam kehidupan kita adalah budaya berjilbab yang hilang ditelan nafsu      
dan ambisi seorang yang muqllid a'ma kepada budaya barat yang ke-syaithon-an, banyaknya manusia yang menjadikan hawa nafsu (birahinya) sebagai pemimpin kepribadiannya, dan masih banyak lagi dari rentetan keburukan yang sungguh telah melenceng jauh dari apa yang diajarkan Sang Pembawa Risalah.

maka, marilah bersama kita wujudkan Izzil Islam Wal Muslimin di era modern ini, membawa islam agar tak tabu lagi di mata dunia. karena memang sebenarnya islamlah agama yang Haqq saat ini (Innad-dina inda llahil islam).

Yang Keempat, Iman kepada Para Nabi. percaya bahwa Allah tak tinggal diam melihat kerusakan di muka bumi ini yaitu dengan cara mengutus beberapa nabi sebagai basyiran wa nadziran bagi sejumlah umat terdahulu, dalam Islam kita hanya wajib tahu bahhwa nabi hanya ada 25 orang. percaya dengan sebenar-benarnya bahwa Allah menjadikan hal tersebut tiada lain hanyalah agar kita mengambil I'tibar wal Hikmah dari rentetan Busyro wa l'adzab (berita gembira dan adzab) yang dirasakan oleh umat-umat sebelum kita.

Yang kelima, Iman kepada Kitab. Percaya bahwa Allah tak menciptakan keempat kitab Samawi dengan senda dan main-main, semua turun guna menyempurnakan makna integritas kita sebagai khalifah (wakil) Allah dimuka bumi ini. bahkan mengenai hal tersebut Rasulullah pernah bersabda bahwa jika saja umatku  tetap memegang teguh dua warisan yang aku tinggalkan berupa Kitabullah wa Sunnata Rosulihi serta terus mengiringinya dengan tindakan dan perbuatan yang sesuai dengan isinya, maka tidak akan tersesat ia sampai akhir hayatnya.

Intinya, Allah telah memberikan kepada kita umat manusia sebuah buku panduan (Al-Qur'an)untuk kehidupan ini yang kebenarannya sangat mutlak diakui seluruh departemen sosial manapun, kita telah diberi kitab yang sungguh agung untuk kita praktikkan dalam seluruh sektor kehidupan ini, rekomendasi khusus dari   Zat Yang Maha Mengendalikan Kehidupan ini....
jadi, masihkah kita bimbang dan ragu akan doktrin dan ajaran yang terkandung di dalamnya..?
lantas jika kita memang sudah mantap mengakuinya, mari bersama kita implementasikan lewat realitas kehidupan kita...!!!

Yang Keenam, Iman Kepada Qodha' dan Qadar (Takdir). Percaya seutuhnya bahwa Allah telah menetapkan garis kehidupan kita, lika-liku jalan yang akan kita lalui jauh sebelum kita menjejakkan tangisan di di bawah rahim ibu kita di atas muka bumi ini. belajar memahami bahwa Allah menaruh jutaan hikmah di setiap kejadian yang kita alami, memberi ribuan pelajaran di seluruh peristiwa yang kita lampaui, terlepas dari apakah kejadian tersebut membahagiakan kita atau sebaliknya. yang jelas Allah telah mengatur semuanya demi kebaikan kita (Yuridullahu Bikumul Yusron), lagipula jika kita masih meragukan bahwa Allah menginginkan kita yang baik-baik, bukankah Dia sendiri adalah Sang Maha Rahman dan Rahim (Pengasih dan Penyayang)....?

Demikianlah rentetan rukun iman beserta korelasinya dengan kehidupan modern ini, kalau kurang mohon dilengkapi, kalau benar datangnya dari Allah semata. semoga menjadi ilmu yang bermanfaat, seperti yang kita harapkan, semoga hal ini bisa menjadikan kita makhluk yang ridho dan selalu diridhoi Allah Swt. Amien...

Komentar

Google + Follower's