@28 Dzikrullah

Dalam kesempatan ini, izinkan saya mencurahkan mencurah-hatikan pendapat dan sekilas pandangan tentang sebuah hadits Rasulullah Saw. yang sangat pantas kiranya untuk kita jadikan kalimat paling bijak sebagai pegangan hidup kita.

 Hadits itu berbunyi "Sesungguhnya mengingat Allah adalah penyembuh (penawar segala racun), dan sesungguhnya mengingat manusia adalah penyakit."

Sungguh, sebuah ungkapan yang amat bijaksana yang dapat kita tangkap makna mulia tersirat si dalamnya, sebuah ajakan agar kita terus melestarikan budaya mengingat Sang Kholiq. Sekaligus menyeru kepada kita agar tidak menjadikan manusia sebagai hal yang amat kita nomor-satukan, sehingga dengan sikap kita tersebut kita makin melupakan Zat yang menciptakan kita.

Ingat, Rasulullah Saw. walau tidak pernah mengenyam bangku sekolah, tapi segala tingkah laku dan perbuatanya sekaligus seluruh pemikiran dan paradigmanya langsung terkendali penuh oleh Tuhan Yang Maha Tahu Segalanya, jadi segala apa yang terlontar dari sisi Rasul merupakan suatu hal yang tersirat banyak makna, mengajarkan kepada umatnya bagaimana meraih hidup yang diridhoi oleh Allah Swt.

jadi kesimpulannya, mengingat Allah dimanapun kita berada merupakan sebuah tindakan yang amat bijaksana bagi kita, meninjau bahwa Allah adalah satu-satunya penolong kita yang Maha Kuat dan Perkasa, rasanya pantas sekali kita dikatakan sombong jikalau saja kita berani meninggalkan Dzikrullah, begitupun sebaliknya kalau kita lebih mementingkan Dzikrun Nas (mengingat manusia, maksudnya dimanapun dan kapanpun kita berada selalu orang itu yang kita pikirkan...!) ketimbang mengingat Allah, maka bersiaplah dengan kenyataan yang sudah disampaikan oleh Rasul diatas bahwa hal tersebut akan menjadi racun bagi diri kita sendiri. 

Komentar

Google + Follower's