@69 Selamat Ulang Tahun

Tepat pada tanggal 3 april nanti seseorang yang tengah bersemayam di hati saya ini  berulang tahun. Meski banyak orang yang sering membarenginya dengan ucapan ‘umurmu telah bertambah satu tahun’, namun kini saya ungin membuat sebuah perbedaan dengan mengucapkan kepadanya kalimat ‘umurmu telah berkurang satu tahun’.
 
Ucapan ini saya pun hanya mengikuti sebuah tren saja, kebiasaan yang tengah merebak di kalangan manusia sebagai makhluk sosial, meski dalam agama tiada anjuran dalam hal itu, dan lagi, saya rasa juga tak ada larangan untuk bertindak demikian.

Semua hanya bersifat simbolis saja, sebagai tanda bahwa rasa sayang terhadap seseorang masih tetap terpatri dalam hati, tentunya setelah cinta kepada TRO (Tuhan, Rasulullah, Orangtua) tertanam lebih kuat dalam hati. Semua berjalan tanpa sebuah ada noktah hitam yang terbubuh di jalanan, kami mencintai tanpa ada harus yang dikorbankan, kami hanya saling mengisi kekosongan dalam hati yang umumnya adalah sebuah fitrah dalam diri manusia, bahkan pergi bersamaan pun kami tak pernah, apalagi pacaran!

Oya, dari hati terdalam, saya mengatakan hal demikian, “sesuatu yang bisa dikenang dan dinikmati di hari kemudian adalah sebuah pengakuan tentang perasaan yang dituang kedalam tulisan”, jadi, pada saat saya beranjak menuju masa yang ditentukan (sudah dewasa dan bisa berpikir lebih), saya mampu menyimak kembali penuturan lama ini sebagai kaca pemikiran atau mungkin sebagai bahan tertawaan di masa luang.

Wal-akhir, I say for Her “Happy Birthday” and Selamat berkurang umur… (hehe. #3 bahasa dikolaborasikan, kayak gitu jadinya…@#$%)

Komentar

Google + Follower's