@91 Kewajiban Berpegang Teguh Pada Al-Qur'an dan Sunnah

Islam adalah agama yang komplit dan mencakup segala bidang kehidupan, semua hal yang berkaitan dengan dunia dan akhirat dibahas secara detail dan tidak meragukan, semua tersaji dengan fakta dan data yang telah dirangkum sang pembawa agama ini (islam) yaitu Nabi Muhammad Saw. dengan sangat mantap dan dengan tuntunan langsung oleh Zat Yang Maha Pengatur, jadi bisa dipastikan bawa apa yang dibawa islam tak akan pernah ngawur dan pasti membawa kebaikan tersendiri bagi yang menjalankannya.

Islam telah membawa siapapun yang mengikutinya menjadi mulia di mata manusia ataupun di mata Allah, sejarah telah menorehkan bagaimana kiprah hebat yang dibawa oleh Islam untuk mewarnai dunia, agama yang muncul dari tanah Arab yang tandus ini begitu mencuat ke permukaan, dalam waktu tak lama umat Islam mampu menguasai Haramain dan sekitarnya, yang saat itu tengah dikuasai oleh dua kekuasaan besar Romawi dan Persia, ajaran yang dibawa oleh Muhammad ini begitu mengakar di dada para sahabat, menjadikan mereka laksana sebuah prajurit yang tak kenal mati melawan musuh, Hamzah Bin Abdul Muttholib (paman nabi), Umar Bin Khottob, Khalid Bin Walid, Ustman Bin Affan, Abdullah bin Abi Quhafah (Abu Bakar), dan masih banyak lagi yang tak bisa disebutkan satu persatu, mereka semua adalah pahlawan yang sangat berjasa untuk kita, bagaimana tidak? mereka telah menyelamatkan kita bukan hanya di lingkup dunia saja, lebih dari itu mereka semua dunia dan akhirat!

Subhanallah, Wa Radiyallahu 'Anhum...

Ketika agama yang mulia ini mulai merambah ke segala penjuru dunia, ketika semua mata mulai tertuju kepada Islam yang penuh dengan kesucian ajarannya, maka mulailah bermunculan berbagai ilmuwan yang sangat mumpuni dalam bidangnya dari rahim Islam, Hadits, Tafsir, Fiqih, Kedokteran, Tekhnik, Ilmu Kealaman semua berhasil dikuasai, buku-buku Yunani diterjemahkan ke bahasa Arab pada masa Dinasti Abbasiyyah secara besar-besaran, sehingga terlahirlah banyak orang pintar dan ahli hikmah di kalangan umat muslim dan kemudia tersebar di seluruh penjuru dunia, di antara mereka yang begitu gemilang adalah Imam Al-Ghazali yang pandai dalam berfilsafat dan mu'amalahnya, Ibnu Taimiyyah sang ahli ilmu Islam yang bersinar dengan majmu' al fataawa nya, Imam Syafi'i, Hanafi, Hambali dan Maliki yang begitu mumpuni dengan ke-faqih-annya, Imam Bukhori, Imam Muslim, Al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqolani yang menjadi lentera dalam menjaga sunnah Rasulullah yaitu dalam bidang ke-hadits-an, Ibnu Katsir, Atthobari dan lainnya yang sungguh amat berjasa menyumbangkan seluruh 'amaliyahnya dalam dunia tafsir, sebuah disiplin ilmu yang amat mulia karena ia berkaitan dengan pusaka Islam yang sangat pokok yaitu Al-Qur'an...

dan masih banyak lagi, semoga semua kerja keras mereka dalam menerangi ajaran Islam bisa mendapat ganjaran yang pas di sisi Allah Subhanahu Wa Ta'ala...

namun sangat disayangkan, di saat banyak yang menjaga dengan sungguh2 kemurnian doktrin agama ini, banyak pula yang berusaha yang mengotori Islam dengan perilaku bid'ah mereka, sebuah prilaku yang sungguh sangat merugikan umat islam di seluruh dunia, tercatat dalam buku dengan judul "Ritual Bid'ah sepanjang Tahun" karya Abdullah bin Abdul 'Aziz At-Tuwajiry, atau dalam bahsa Arabnya berjudul "Al-Bida' Al-Hauliyyah, buku ini menerangkan berbagai macam bid'ah yang sangat tampak dalam dunia Islam yang berulang-ulang sepanjang tahun, sebuah tradisi yang begitu mengakar dalam dunia Islam dibahas secara rinci disana, bagaimana asal-usulny dan bagaimana sikap masyarakat dalam mennanggapi bid'ah itu, serta juga disana diberikan bagaimana cara-cara memadamkan api bid'ah...

maka kesimpulan dari ini semua, sebenarnya cukuplah bagi kita dua kitab pusaka Islam yang ditinggalkan rasulullah, yaitu Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah saja, dan untuk melengkapi semua itu, para Salafussaleh kita terdahulu telah mengadakan banyak ijtihad, Ijma' Qiyas, dan beberapa 'Ittifaq lainnya...

jadi sudah seyognyalah bagi kita menghidupkan sunnah dan meninggalkan yang bid'ah dalam masalah beragama...

terakhir akan saya tulis beberapa hadits Nabi yang menyinggung masalah ini,

Sabda Nabi "Barangsiapa yang mengerjakan suatu perbuatan yang tidak kami perintahkan, maka amalnya itu ditolak" (HR.Muslim)

Sabda Nabi "Barangsiapa yang membuat sesuatu yang baru dalam urusan kami (agama) yang tidak termasuk darinya, maka dia ditolak" (HR. Bukhori)

Sabda Nabi, "sesungguhnya siapa yang aka hidup di antara kalian setelahku, kelak akan melihat adanya banyak perbedaan. Olej karena itu hendaklah kalian berpegang teguh kepada sunnahku dan sunnah para Khulafaurrosyidin yang mendapat hidayah, maka berpegang teguhlah kepadanya, dan gigitlah ia dengan gigi geraham. jauhilah segala perkara yang baru karena segala perkara yang baru itu adalah bid'ah dan setiap bid'ah adalah sesat" (HR. Ahmad dan Abu Daud)

adapun ayat yang mengharuskan kita untuk terus memegang Al-Qur'an dan Sunnah rasulullah yaitu "Hai Orang-orang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan 'ulil amri di antara kamu, kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalilah ia kepada Allah (Al-Qur'an) dan rasul (Sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan Hari Kemudian. yang demikian itu lebih utama bagimu dan lebih baik akibatnya." (An-Nisa:59)

jika kita terus bersitegang masalah antara bolehkah Maulid ataukah tidak? maka kembalikan saja urusan ini kepada Allah lwat Al-Qur'an atau diserahkan saja ke Rasulullah lewat Sunnahnya... (lihat ayat diatas)

Allah Yang maha Memberi Taufiq..

Komentar

Google + Follower's