@95 Membaca, Membuka Dunia...!

Dikisahkan,

Ada seorang dosen mata kuliah "Ilmu Sosial Budaya Dasar" di sebuah kampus di bilangan Jakarta Selatan, beliau merupakan penulis buku "Islam VS Barat (merajut identitas yang terkoyak)", namanya Dr. Abd. Mu'id Nawawi MA beliau adalah seorang pembaca buku yang aktif dan rajin menulis, suatu saat beliau berkata kepada mahasiswanya : "saya adalah pembaca kelas berat (dan penulis), saya memiliki sebuah perpustakaan pribadi di rumah yang jumlah bukunya begitu fantastis, saat saya jadi mahasiswa saya biasa membeli 5 buku dalam waktu sebulan dan membacanya habis!, tapi 'maniak' beli buku itu sampai sekrang msih begitu mngakar dlam dri, kendalanya sekarang saya adalah seorang kepala rumah tangga, yang harus menyisihkan sebagian hasil kerja untuk keluarga" paparnya, kemudian melanjutkan, "maka dari itu, setiap saya melewati jalan dan melihat sebuah toko buku, saya akan berusaha untuk mencari jalan lain, karena asal anda tahu, 'Saya itu gak tahan kalau ngeliat toko buku, namun tidak membelinya...! "

Nah dari kisah di atas, kita bisa memetik sebuah kesimpulan, bahwa dengan membaca sesungguhnya kita telah membuka beberapa jendela baru, yang dengan jendela itu kita bisa melihat dunia lebih luas lagi, bukankah perintah Tuhan yang pertama kepada Rasulullah itu adalah 'Iqra'! (Bacalah!),,,,,,,'

Baca, baca, dan baca..
Kemudian tulislah...!

Karena dengan
tulisan anda bisa abadi!

Loading...

Ada sebuah kisah menarik lagi, masih tentang fadhilah membaca, sewaktu saya berkunjung ke sebuah perpustakaan, berkeliling mencari buku yang bagus, rak demi rak dilewati, ribuan buku tertata rapi, suasana sepi dan dingin AC membuat hati makin tertarik untuk berlama2...

Tepat ketika kedua kaki saya menjamahi pojokan perpustakaan, saya terhenyak melihat sebuah fenomena yang begitu menakjubkan dan 'menyadarkan' nurani saya, saya dapati disana.....

"Seseorang yang (maaf) matanya kurang sempurna, dia bisa membaca dalam posisi antara mata dan buku itu hanya berjarak 3 cm!, awalnya saya kira dia ketiduran atau sedang apalah..(pikir sendiri), namun setelah saya selidiki, ternyata dia tengah membaca buku itu dengan khidmat dan khusyuk, saya begitu trenyuh ketika saya dapati kedua mata (maaf) beliau tengah menyapu (membaca) sebuah halaman buku dengan posisi amat dekat!"

Subhanallah....

Lalu bagaimana halnya dengan kita.....? Selaku pemilik mata yang sempurna...?

Seharusnya kita renungi lagi dan kita kaji lagi isi ayat ini...

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" (Ar~Rahman : 13)

Komentar

Posting Komentar

Google + Follower's