@99 Mari, Manfaatkan Teknologi Untuk Kebaikan

Kemajuan teknologi dan berkembangnya sarana transportasi di zaman modern ini membuat kita semakin mudah dalam melakukan semua kegiatan.

Untuk berangkat haji ke tanah suci, jika dulu kita masih harus menggunakan kapal laut untuk ke sana dan memakan waktu hingga 8 bulan lamanya, sekarang semua itu telah dipermudah dengan kehadiran sebuah kendaraan bernama pesawat, maka kini, untuk melakukan perjalanan yang serupa kita hanya menghabiskan waktu hanya kurang lebih 8 jam saja untuk tiba kesana.

Contoh serupa yaitu dalam hal 'bertukar kabar' dengan orang yang jauh dengan kita, dahulu, kita harus menggunakan sebuah surat dan mengirimnya dalam waktu berhari2 dan bahkan sampai memakan waktu sebulan guna menyampaikan kabar ke teman kita atau sanak saudara di seberang, namun sekarang, yang kita dapati saat ini, begitu mudahnya kita berbagi kabar dengan seseorang yang jaraknya sangat jauh dengan kita sekalipun, semua yang ingin kita kabarkan kepada teman atau kerabat di luar kota ataupun luar negeri dengan sangat mudah bisa kita lakukan hanya dalam waktu singkat! Bukti kecanggihan teknologi dalam hal ini bisa dibuktikan dengan munculnya sebuah sarana seperti, sms, smartphone, jejaring sosial (fb, twitter, bbm, google +, kakao talk, whats app, line, people, we chat, maupun path), email dan lain sebagainya.

Sehingga kita pun bisa menikmati kemudahan ini,

Namun di tengah pesatnya perkembangan teknologi yang sedang kita hadapi sekarang ini ternyata ada kaitannya dengan tata krama agama kita, ulama fiqih kita dulu telah membuat sebuah kaidah ushul fiqih yang berbunyi, "al-Wasaail Hukmul Maqashid" (hukum menggunakan sebuah sarana itu tergantung maksud dan tujuan pelaksanaanya).

Jadi bisa disimpulkan, bahwa jika kita menggunakan sebuah teknologi dan sarana untuk kebaikan maka hukumnya juga baik, sebagai contoh jika kita menggunakan sebuah pisau untuk memotong bawang atau ayam dalam rangka memasak untuk acara hajatan, maka itu bisa berbuah kebaikan, namun lain halnya jika kita gunakan pisau tersebut buat membunuh orang atau dipakai buat mengusili orang lain, maka hukumnya adalah haram! (Sesuai dengan keharaman kita membunuh seseorang), dan juga yang lainnya, semua bisa kita pikirkan sendiri, kenapa dan untuk apa kita menggunakan sarana tersebut, jika itu untuk kebaikan, maka lakukanlah karena itu akan memudahkan anda meraih kebaikan, namun jika maksud anda itu bermotif busuk dan jahat, maka jauhkanlah, karena dengan itu anda bisa memetik dosa dengan cara yang lebih mudah namun kadar dosanya pun sama!

Karena hakikat dan hukum kita menggunakan teknologi itu dinilai dari maksud dan tujuannya, bukankah Rasulullah juga bersabda: "sesungguhnya setiap pekerjaan itu tergantung dengan niatnya"

Sekian,  wassalamu'alaikum....

Komentar

Google + Follower's