@124 Yang Ringan Yang Jenaka

Ketika saya "mengacak2" buku perpustakaan, saya menemukan buku ensiklopedi hukum islam, setelah tuntas memfoto kopi lembaran2 yang dibutuhkan untuk refrensi makalah, saya sempatkan mencari topik tentang seorang ulama' yang saya kagumi, beliau adalah Ibnu Hajar Al-Asqolani.

Hal yang mengejutkan adalah ketika sampai pada halaman 607 jilid 2 buku tersebut, terdapat beberapoa kalimat yang membuat saya tersenyum sendiri, lantas saya beri tahu kepada teman di samping, dan lucunya dia juga ikut tertawa...

Haha, ada apa dengan isi buku tersebut, berikut akan saya kutip...

Setelah penulis mengutip sebuah biografi ringkas tentang Ibnu Hajar, lalu merujuk kepada pandangan beliau mengenai Nikah, menyebutkan hadits tenang pernikahan yang berbunyi "siapa di antara kamu yang memiliki kemampuan untuk nikah..." (HR. Jama'ah)

Dalam buku itu tertulis,

"Dalam menguraikan hadits tersebut, ia menyatakan bahwa syahwat seksual manusia sejalan dengan syahwat makannya. Syahwat seksual orang yang kekenyangan lebih kuat daripada syahwat seksual orang yang kelaparan. Oleh karena itu, puasa dapat melemahkan gejolak seksual seseorang. Jika seseorang tidak melangsungkan perkawinan dan tidak mampu pula berpuasa, menururtnya, maka ia dibolehkan melakukan MASTURBASI (ISTIMNA')" (1)

Wkwkwk.hehehe.hahaha.wswswswss...

Ternyata, saya baru tahu toh, kalo ber-istimna' itu diperbolehkan ....

Meski hal itu harus disertai dengan alasan yang kuat, namun hal ini patut untuk dijadikan Yang Ringan Yang Jenaka...

Hidup tak selalu hitam dan putih, akan tetapi mereka yang bisa memberi sentuhan warna lainlah yang bisa berbahagia dunia dan akhirat...

(Ditulis pada hari Kamis jam 10:05, di Perpustakaan PTIQ, tanggal 6 Maret 2014)

______________________

(1) Dahlan, Abdul Aziz, "Ensiklopedia Hukum Islam Islam", (PT. Ichtiar Baru van Hoeve, jakarta, vol V, 2001) jilid II, hal. 607

Komentar

Google + Follower's