@135 Sebisa Mungkin Menulis Apa Yang Anda Tangkap

Assalaamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...





Tulislah apa yang bisa anda tulis, jangan bimbang dan jangan ragu, atau khawatir bahwa tulisan anda tidak akan laku di pasaran, atau takut bahwa sebanyak apapun anda menulis anda yakin bahwa hal itu tak akan pernah termuat di media masa.

Hilangkan semua keraguan itu, singkirkan jauh-jauh maksud dan niat yang tak berharga itu. Niatkanlah dalam hati anda bahwa anda menulis bukan lah hanya sekedar untuk meraup keuntungan pribadi, seperti buku yang laris atau artikel anda dimuat di media masa, akan tetapi melebihi itu semua, jika anda biasakan diri anda untuk menulis, maka secara otomatis anda telah menjadi bagian dari sejarah, suatu saat ketika anda sudah tidak ada, maka yang bermanfaat buat anda di kemudian hari salah satunya adalah ilmu anda yang bermanfaat bagi yang lain, nah untuk yang satu ini, selain dengan cara mengajar di sekolah-sekolah dan beberapa lembaga pendidikan, maka alangkah baiknya juga dilakukan lewat karya tulis-menulis, inilah yang paling efektif, karena tanpa disadari, mereka para ilmuwan2 terdahulu yang telah berjasa memperkaya khazanah keilmuan sejatinya mereka mengajar tanpa perlu mengadakan forum dan diskusi lainnya setelah mereka tiada.

 Dan masih banyak lagi, berikut akan saya paparkan m
anfaat yang mengharuskan kita untuk menjadi penulis, meskipun hanya bisa dibilang penulis amatiran atau bahkan hanya bisa dipanggil seorang blogger yang tak ada teman kecuali kata2 belaka sebagai temannya. Berkut rinciannya...

Chek it dote...

1.      Menjadi berguna bagi orang lain. Maksudnya adalah jika kita menjadi penulis kita bisa bermanfaat bagi orang lain, meski sangat banyak cara untuk bisa bermanfat buat orang lain, namun menurut hemat pemakalah, bahwa hal yang cukup berguna adalah dengan jalurmenulis, hal ini karena saya menyaksikan bahwa tanpa jasa yang dilakukan oleh para ulama salaf, terkhusus dalam masalah tulis-menulis maka umat islam akan kehilangan kendali dlam memahami dan menganut agama yang amat besar ini. Hal ini dikarenakan mereka lah yang tahu betul bagaimana esensi islam yang lebih murni dan terjaga kemanannya, maka dari itu, mereka terus menerus menyebarkan mereka bukan hanya lewat lisan dan berbagai pengkajian saja, tetapi di samping itu semua, mereka juga menorehkannya ke dalam tulisan, sehingga dengan karya-karya yang mereka tulis itu bisa mengatasi seluruh problema umat islam masa kini. Di antara mereka yang sangat besar jasanya dalam hal ini adalah tokoh-tokoh besar umat islam seperti Imam As-Syafi’i dengan Ar-Risalah dan Al-Umm-nya, kemudian Al-Bukhori dengan Al-Jami’ Ash-Shohih nya, dan masih banyak lagi, mereka para ulama yang bisa menjadikan budaya tulis menulis ini sebagai media untuk menjadikan dirinya bermanfaat bagi orang banyak.

2.      Menjadi bagian Dari Sejarah. Untuk yang kedua ini tak lagi bisa dipungkiri dan memang begitulah sejarah berbicara, siapa yang menyumbangkan idenya untuk dunia, maka dunia akan membalas jasa dengan mengingatnya. Hal ini dibuktikan dengan adikarya yang dibuat oleh para ilmuwan terdahulu, seperti Ibnu Sina dengan Filsafatnya, Al-Ghazali dengan ihya’ nya, Ibnu Taimiyyah dengan Iqtidha’ nya, Imam Malik dengan Al-Muwattha’ nya, Abu Ja’far dengan Ath-Thabari nya, Ibnu Khaldun dengan Muqaddimah nya, atau bahkan yang paling kontemporer Wahbah Zuhaili dengan Fiqhul Islami nya, yang mana karya mereka hingga saat ini masih dengan sangat meluas di jadikan bahan diskusi di berbagai perguruan tinggi maupun pada pondok pesantren di seluruh nusantara. Tidak cukupkah kesemua ini menjadi bagian dari sejarah? Ya, mereka memang telah meninggal berabad-abad silam, namun karya mereka yang membuat mereka awet muda dan terus setia mendampingi kita.

3.      Menjadi Dikenal Orang. Setelah kiprah kepenulisan mereka bisa membuat mereka menjadi orang yang bermanfaat buat orang lain, ditembah karya mereka yang bisa menjadikan mereka dikenal oleh sejarah, maka sudah pasti mereka bisa menjadi dikenal orang, dengan apanya? Itu semua tergantung apa yang ditulisnya, jika ia senantiasa menulis tentang sesuatu yang membawa kemaslahatan bagi dunia maupun sejarah kemajuan umat manusia, maka ia bisa dibilang baik, dan sebaliknya. Maka amat bijak sebuah ungkapan dalam pepetah Arab yang berbunyi,

“dan sesungguhnya setiap orang itu ada perkataan (sesuatu yang dikenang) setelah kematiannya,,,

Maka jadikanlah ia (sesuatu yang dikenang itu ) perkataan yang baik yang senantiasa dikenang oleh manusia (kebaikannya)”

4.      Menghasilkan Uang. Uang akan datang setelah anda bependidikan dan berguna bagi orang lain, pernyataan di atas aja memang tidak bersifat umum, tidak mengena keada siapa saja yang memenuhi persyaratan demikian, namun banyak insiden yang menguatkan persepsi demikian, salah satunya yaitu yang dialami oleh seorang Novelis ternama Andrea hirata dengan Laskar Pelangi nya, telah meraih hal yang demikian, bayangkan, pada puncak karirnya yang begitu melejit, dia pernah diberi bayaran sebesar 50 juta untuk sekali undangan pertemuan sebuah sminar. Hal itu juga bisa di dapat dengan cara anda mengirimkan sebuah artikel kepada media sosial, atau sebuah majalah lokal atau interlokal, dan masih banyak lagi cara-cara yang bisa anda hasilkan dari kegiatan menulis.

5.      Memasukkan Anda Menuju Surga. Disinilah menurut saya manfaat yang paling besar sekali pengaruhnya, yaitu bisa masuk surga dengan tulisan kita. Telah masyhur di kitab-kitab para ulama salaf sebuah statement bahwa menulis merupakan sebuah ibadah kepada Allah SWT. hal ini ditandai dengan banyaknya buku-buku ulama salaf yang pada mukaddimah nya mereka menulis demikian, “Maka  saya memohon kepada Allah SWT. agar menjadikan tulisan ini bisa bermanfaat bagi kaum muslimin sekalian, dan semoga menjadi investasi pahala bagi penulis di akhirat kelak”.

Kemudian untuk menutup tulisan ringkas ini, masihkan anda tak bernafsu untuk menuangkan pikiran anda ke dalam tulisan yang dengannya orang di ujung dunia pun tahu tentang ilmu yang anda miliki, dan siapa tahu tulisan tersebut yang menjadikan pemberat bagi timbangan amal anda.


(Jakarta, 25 Maret 2014) di warung Berkah Pondok betung RT. 07/03 pada sore yang cerah jam 16:40

 Wassalaamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...

Komentar

Google + Follower's