@150 Menulis

Assalaamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...

Menulis adalah merangkai kata sambil menuang pesan dan makna. Menulis adalah alat untuk membumikan ide ke dalam teori-teori yang nyata. Menulis juga merupakan bahasa hati yang ditumpahkan di atas lembaran putih, ia adalah hitam diatas putih yang memilki banyak arti.

Menulis namun tidaklah mudah, di dalamnya dibutuhkan konsentrasi yang maksimal dan kelihaian pena ataupun tangan serta dibumbui dengan kecerdasan kata-kata, dan tentunya, hal itu pun tak akan pernah tercapai jika tak disertai dengan keberanian yang mengakar dalam dada.

Akan tetapi menulis pun juga tak sulit-sulit sekali, ia ada buat mereka yang ingin menumpahkan unek-uneknya secara konsisten dan berkesinambungan, ia selalu siap sedia buat mereka yang bekerja keras guna menembus batas, ia hadir untuk mereka yang pagi dan malamnya sellau menghabiskan waktu untuknya. segala sesuatu, bukankah jika ia dicoba setiap hari maka akan terasa mudah? amat benar pepatah Arab yang berbunyi,

" Cobalah dan Perhtikan, Maka Niscaya Kamu Akan Mengetahuinya " (1)

Mencoba berarti bekerja terus tanpa kenal lelah, apapun yang akan menimpa kamu, kamu siap sedia untuk menghadapinya, dalam Istilah Qowa'idul Fiqhiyyah hal semacam ini bisa juga disebut : " Al-Gharmu Bil Ghanami " (2), kemudian yang harus anda lakukan adalah memahami dengan seksama apa yang telah terjadi pada anda, ambil hikmahnya dan peras ia sekencang mungkin, lalu kemudian minum dan reguk manis rasanya, maka niscaya dengan itu semua anda akan mengetahui apa yang anda inginkan, anda penasarn dengan sesuatu, maka kejarlah dan cari tahu bagaimana bentuknya, untuk kemudian anda pelajari dan anda kuasai.

Maka begitu juga dengan menulis, menulislah dan jangan takut dengan apa yang akan orang katakan kepada anda, jangan hiraukan anjing-anjing itu menggonggong, terus lanjutkan perjalnan kafilah anda, karena ketika anda sampai ke tujuan, mereka yang menggonggongi anda akan lelah dan menyesal dengan tindakan mereka yang tak berarti apa-apa anda.

Dan satu lagi, cara yang paling jitu yang akan mngantarkan anda menuju puncak karir kepenulisan, maka banyaklah membaca. banyaklah memahami dan membandingbandingkan antara satu karya dengan karya yang lain, jangan hanya puas dengan satu genre, maka anda meninggalkan genre yang lainnya.

Baca semua yang anda temukan, tekstual maupun kontekstual, tersirat ataupun tersurat, dan selamat MENULIS....!


Wassalaamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...


___________________________________________________________________________________

(1) Mahfudzat/ Kumpulan pepatah Arab yang pernah diajarkan kepada penulis sewaktu kelas 1 Mts di PONPES AL-Amien Prenduan

(2) Mujammi' Abdul Musyfi, Al-Qowa'id Al-Jaliyyah Minal Qowa'id Al-Fiqhiyyah, ( Madura, TMI PRESS, tanpa tahun ), h.38 . yang dimaksud dengan kaidah ini adalah " bahwasanya mereka yang mendapatkan menfaat dari sesuatu barang, maka ia wajib pula mengemban resiko yang lahir dari barang tersebut, ataupun sebaliknya. karena makna dari Al-Gharm disini adalah kerugian, sedangkan makna Al-Ghanam diartikan sebagai keuntungan. Maka seyogynya bagi setiap orng jangan hanya mengandai-ngandai tentang hasil yang didapat saja, hanya nafsu dan gembira ketika meenungkan tentang  hasil yang kelak akan dia raih , namun kerjanya 0 ( nol ) .


Komentar

Google + Follower's