Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2014

@172 KUTIPAN TAK DISENGAJA

السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته

Kata Syaikh Ali Jum'ah ketka meguraikan tentang sikap kaum ekstremis masa kini, biarkan beliau bercerita.... mari kita simak.... :

" Ciri lain dari kelompok ini adalah keras dan kaku. ia memandang hidup sebagai kesalahan dan harus dibersihkan dari diri kita dengan cara menjauhi seluruh kosa-katanya, baik berupa seni, sastra, keikutsertaan dalam kehidpan sosial, maupun sekedar belajar tata krama. Maka, anda melihat mereka, dnegan senang dan bangga, memisahkan diri dari kehidupan, tetapi tidak mampu melakukannya secara utuh.

Di sini, kita melihat mereka selalu kontradiktif. sering melakukan sesuatu, kemudian meninggalkan sesuatu yang lain padahal sejenis, karena didasari hawa nafsu. Akibatnya, dalam diri mereka terbentuk mentalitas mengikuti hawa nafsu (selera ), sebuah mentalitas yang bertentangan dengan mentalitas ilmiah, dan bertentangan pula dengan logika yang menjadi penopang kehidupan sosial manusia. Dari sini, kita melihat taat aturan da…

@171 Keutamaan Mencari Ilmu*

السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته 
Mencari ilmu adalah kegiatan yang amat mengasyikkan, di dalamnya disediakan berbagai wahana yang bisa membuat kita puas dan terpana. ia laksana surga dunia yang aman untuk dijajaki, dan senantiasa selalu dalam ridho Ilahi jika kita menyibukkan diri untuk melakukan aktivitas di dalamnya.

Hal itu memang amat istimewa, karenanya ia memiliki begitu banyak keutamaan. berikut akan kami paparkan sederet hikmah dan keutamaan mencari ilmu :

1. Derajat kita bisa diangkat oleh Allah Swt. Allah Swt. berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”.(QS. Al-Mujaadilah: 11)

2. Akan diberikan bagi seor…

@170 Islam Sebagai Rahmatan Lil-Alamien*

السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته


Islam adalah agama yang rahmatan lil alamien. Allah swt. Berfirman dalam Al-Qur’an, Wa Ma Arsalnaaka Illa Rahmatan Lil Alamien, tidaklah engkau kami utus wahai Muhammad kecuali untuk menjadi rahmat bagi semesta alam.
Islam dengan syari’atnya yang telah sempurna mengajarkan kepada kita bahwa Allah memberikan bantuan kepada manusia berupa ajaran-ajaran yang amat pas dan sesuai dengan  kehidupan manusia, yang memungkinkan untuk seluruh manusia untuk melaksanakannya lalu membangun dengannya sebuah peradaban yang gemilang.
Diantaranya adalah dengan adanya hadit yang bersumber dari Rasulullah yang berbunyi, Dari Abu Hurairah Rasulullah Saw. bersabda : “Barangsipa beriman kepada Allah dan hari Akhir hendaklah ia berkata baik atau diam, barangsiapa yng beriman kepda Allah dan hari akhir maka hendaklah ia menghormati tetangganya, baerngsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaknya ia memulikan tamunya” ( HR. Bukhari-Muslim) ( Arba’in hadits ke-15…

@169 Besarnya Al-Qur’an

السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته

Al-qur’an diturunkan sebagai petunjuk buat manusia, sebagai pelita dan sebagai pemecah solusi. Ia abadi dan tak akan pernah surut kemukjizatannya, mereka yang menentangnya adalah orang-orang yang  celaka, dan mereka yang ingin mendalaminya merekalah yang mampu mersakan betapa manisnya sari pati Al-Qur’an.
Al-Qur’an bukan hanya senandung lagu, ia juga bukan senandung puisi, atau ia bukan deretan syair, ia lebih dari itu semua dan mencakup segalanya, nada-nadanya yang begitu merdu mampu membuat mereka yng beriman wajilat qulubuhum, mereka seakan mengerti betul apa pesan yang ingin disampaikan oleh Al-Qur’an, Al-Qur’an yang tiada bandingannya itu bisa membuat kita terlena akan kebesaran-Nya, mampu membuat siapa yang berkonsentrasi untuk mencapai hakikatnya terjaru biru melihat keagungannya, itulah Al-Qur’an.
Umat-umat Islam terdahulu merupkan sample manusia terbaik sepanjang zaman, khusunya pada masa Nabi Saw. Allah berikan mereka sebuah kitb yang amat bes…

@168 Manusia Tempatnya Kesalahan, Keep Be Calm... :)

Assalaamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...

Dikutip dari www.google.com, pada tanggal 18 Juli 2014 pada saat memperingati hari wafat Nelson Mandela, sang pejuang sejati : " Kemuliaan terbesar dalam hidup bukan terdapat pada tidak pernah gagal, melainkan pada bangkit setiap kali Anda terjatuh. "
Manusia adalah tempatnya kesalahan, dikatakan manusia karena kita menyandang sifat cacat dan penuh kekhilafan, maka bisa dikatakan mustahil jika ada manusia yang mengaku tidak pernah bersalah sama sekali, bahkan Nabi sekalipun ( Baca surat Abasa berikut tafsirannya ). Memang begitulah kodrat manusia, ia selalu khilaf dan sering tersandung, hatta orang-orang hebat sekalipun yang kita kenal saat ini mereka tidak suci dari kesalahan dan kegagalan, justru dalam bioghrafi-bioghrafi mereka banyak sekali teori yng mengatakan bahwa mereka bisa menjadi hebat itu karena mereka sering melakukan kegagalan, mereka kerapkali tersandung untuksetiap penemuan yang mereka lakukan, tetapi mereka,…

@167 Alhamdulillah buat semuanya :

Assalaamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...

Mata untuk melihat, bandingkan dengan para tunanetra yang diuji oleh Allah dengan diambilnya kedua kekasihnya ( kedua mata ), mereka sebenarnya ingin sekali melihat betapa indahnya ciptaan Allah dimuka bumi ini, namun apa daya? Dan kita bisa mendpaatkannya secara Cuma-Cuma,maka bersyukurlah.

Telinga untuk mendengar, bandingkan dengan orang orang yang tuli, yang oleh Allah diambil pendengarannya, mereka hendak mendengar merdunya alunan tilawah Al-Qur’an, namun mereka tidak bisa, dan kita yang bisa, maka bersykurlah.

Hidung untuk mencium bau, bandingkan dengan mereka yang terlahir dengan hidung tak sempurna, melakukan operasi sana-sini guna mendapatkan hidung yang sempurna, dan itu butuh biaya yang besar, sedangkan kita bisa mendapatkannya dengan gratis, maka bersyukurlah.

Mulut untuk berbicara, bandingkan dengan mereka yang gagu, yang untuk mengungkapkan isi hati mereka pun harus menggunakan bahasa isyarat yang rumit, untuk membaca Al-Qu…

@166 Hawa Nafsu

Assalaamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...

Hawa nafsu adalah musuh terbesar umat manusia. Taringnya tajam dan cakarnya yang menghunjam siap menerjang siapapun yang dengan tanpa sadar meremehkannya. Melawannya membutuhkan tenaga yang ekstra dan mental yang baja, peluh keringat kadang dibutuhkan namun kadar iman yang teballah yang sering memenangkan pertandingan. Hawa mengikuti hawa nafsu amat dicela di dalam agama Islam, ia disinggung dalam Al-Qur’an bahwasanya jika kita senantiasa mengikuti hawa nafsu dan tak mampu menahannya, maka nerakalah tempat kembalinya. Na’udzu Billahi Min Dzalik.
Kemudian di ayat lain Allah Swt memberi tahu kepada kita tentng seorang yang selalu mengikuti hawa nafsunya itu seakan-akan telah menjadikannya sebagai Tuhan, Tuhan yang selalu ia ikuti segala kemauannya dan kehendaknya, tanpa perlu mempertimbangkan kembali sisi positif dan negtifnya, akhirnya terjadilah apa yang terjadi, setan akan berkuasa di saat seperti ini, tak ada hidayah maupun iman yan…

@165 Puasa Sebagai Media Pembelajaran Kesabaran

Assalaamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...

Puasa adalah menahan diri dari maakanan dan minuman dari terbitnya fajar sampai tenggelamnya matahari. Ia merupakan salah satu bagian dari rukun Islam, artinya ia turut menjadi salah satu tonggak agama Islam. Saking pentingnya puasa ini Allah berfirman dalam Al-Qur’n surat Al-Baqoroh ayat 183 yang secara umum menggambarkan bahwa puasa itu wajib buat semua orang beriman, dan syariat ini ternyata telah berlaku untuk umat-umat sebelum kita, Islam. Lanjutnya, Allah menegaskan dalam ayat tersebut bahwa dengan puasa yng kita lakukan dengan ikhlas dan semata-mata mengharap ridho Allah ini bisa membawa kit semua menuju derajat muttaqien atau orang-orang yang bertakwa.
Rasulullah Saw. bersabda, “ Barangsiapa yang berpuasa bulan ramadhan karena iman dan mengharap Ridho Allah maka akan aku ampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (HR. Bukhari) melihat dua dalil yang diungkapkan di atas yang mana keduanya sama-sama kuat ( Kitabullah dengan kemutawati…

@164 Majelis Ilmu Itu Laksana Majelis Surga ( Ibnu Taimiyyah )

Assalaamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...

Majelis ilmu itu menjadi majelis surga jika di dalamnya selalu didengungkan kalimat Allah, kira-kira begitulah kalimat pelengkap yang cocok disandingkan untuk seorang Imam besar Ibnu Taimiyyah ketika mengumpamakan majelis ilmu dengan surga yang nikmatnya bukan main. Satu hal yang kemudian menjadi pertanyaan buat kita semua, mengapa ilmu begitu besar posisinya di sisi para ulama agama ini, dan mengapa pula Allah memberikan jaminan bahwa orang yang senantiasa menyibukkan dirinya dengan ilmu maka akan dingkat derajatnya? Dan bukankah dalam firman yang lain Allah berfirman bahwasanya orang yang takut kepadaku hanyalah Ulama?  Berikut jawabannya, insya Allah akan kami paparkan dengan penjelasan yang ringan namun mengena, tidak menggunakan bahasa yang njelimet dan dijamin memuaskan...
Pembaca yang budiman, perlu diketahui bahwasanya telah banyak dalil yang menegaskan masalah kemuliaan ilmu berikut mereka yang disibukkan dengannya, entah itu…

@163 Haji Pengabdi Setan

Assalaamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...



Yang dimaksud dengan Haji Pengabdi Setan adalah mereka yang telah melakukan haji sekali namun tidak kunjung puas dan terus melaksanakan haji lagi hingga berkali-kali, mereka melakukan haji bukan lagi karena ingin mengharap ridho Allah, maupun ingin mengikuti sunnah Rasulullah Saw. semata, melainkan mereka lebih memilih untuk mengabdkan diri mereka dengan melakukan Haji kepada SETAN. Mungkin anda akan bertanya mengapa demikian? Jawabannya adalah karena mereka lebih mendahulukan hal yang sebenarnya tidak memiliki otoritas pahala ibadah dan menunda-nunda hal yang sebenarnya diwajibka, mereka lebih mendahulukan ibadah haji di luar ketentuan syari’at, yang mana oleh Rasulullah telah dicontohkan ketika beliau masih hidup beliau memiliki tiga kesempatan untuk melakukan haji namun beliau hanya berangkat sekali saja, hal ini dikarenakan karena haji hanyalah diwajibkan sekali seumur hidup. Dan mereka mengakhirkan untuk kegiatan yang lebih mend…

@162 Tata Cara Jenius Menulis ( Kupas Buku Karya Ali Rif'an )

Assalaamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...

 >> Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidk menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian. ( Pramoedya Ananta Toer )
>> Rata-rata kebiasaan di nergara maju memiliki waktu baca delapan jam dalam sehari, sementara di negara berkembang, termasuk Indonesia, hanya dua jam setiap harinya. ( Suherman, 2010:128 )
>> Di Malaysia rata-rata pertahun terbit sekitar 6000 sampai 7000 judul buku baru. Sementara di Indonesia baru terbit sekitar 4000 sampai 5000 judul buku baru. Padahal Jumlah penduduk di Indonesia jauh lebih besar sekitar 10 kali lipat dibandingkan Malaysia.
>> Novelis ternama Dewi D. Lestari, setelah novel pertamanya laris, untuk novel sekuelnya ia dibayar 400 Juta, walaupun pada saat itu ia belum menulis satu huruf pun. Bahkan Prof. Dr. Komarudin Hidayat juga pernah menulis satu buku dibayar 500 juta.
>> Dengan anda menulis buku b…

@160 Jangan Pernah Berhenti Menulis!

Assalamu'alaikum wr wb.Jangan pernah berhenti menulis, karena sekali anda bertindak demikian maka buntulah kreativitas anda. Jangan pernah berhenti untuk menorehkan kata-kata ke dalam lembar kertas, karena jika anda melakukannya itu berarti anda telah membuang kesempatan anda untuk menjadi orang yang "bernafas" abadi.Pak kyai Ali Musthafa Ya'qub selalu berkata kepada santri-santrinya ( beliau adalah pimpinan Ma'had Darussunnah, Ciputat ) agar terus menggerakkan tangan untuk menulis, agar terus berkarya-dan berkarya untuk memajukan nalar berpikir kita. Seringkali dalam beberapa kesempatan beliau mengatakan kepada santri-santrinya sebuah ungkapan, " Wa La Tamutunna Illa Wa Antum Kaatibuun ", Janganlah kalian itu mati, kecuali kalian menjadi seorang penulis.Maka dari itu, menulislah kalian kapan pun dan dimanapun, jangan pernah menyerah dan menundukkan kepala kepada hawa nafsu anda yang akan mengajak anda untuk pergi meninggalkan dunia kepenulisan. Raihlah…

@159 Lama Tidak Menulis!

Assalamu'alaikum. Wr. Wb...Tidak menulis memang tidak apa-apa. Tapi membiarkannya terlalu lama dan menjadikan ia sebagai kebiasaan, maka itu akan berakibat buruk buat kita.Begitu saya memandang peran tulisan dalam keseharian.Sudah agak lama saya tidak menulis di blog maupun hanya sekedar catatan saja, ini penyebab utamanya adalah MALAS. Malas yang menggumpal dalam diri ini memaksa saya untuk tidak bergegas menggerakkan pena, menorehkan hitam di atas putih, membuat karya dan mengisi hari dengan kata-kata. Penyakit malas memang penyakit yang paling berbahaya yang bisa mengahalangi seseorang untuk melangkah menuju kesuksesan. Jikalau Bodoh masih ada obatnya yaitu dengan berlatih keras dan konsisten dalam berlatih, maka untuk penyakit malas saya rasa tidak ada obatnya kecuali ada hidayah atau ilham dari Tuhan yang diberikan kepada pemalas tersebut agar mengubah haluan hidupnya menjadi seorang yang rajin!Kemudian kendala berikutnya adalah SIBUK MENGHAFAL, hal ini sebenarnya adalah dali…