@170 Islam Sebagai Rahmatan Lil-Alamien*

السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته



Islam adalah agama yang rahmatan lil alamien. Allah swt. Berfirman dalam Al-Qur’an, Wa Ma Arsalnaaka Illa Rahmatan Lil Alamien, tidaklah engkau kami utus wahai Muhammad kecuali untuk menjadi rahmat bagi semesta alam.

Islam dengan syari’atnya yang telah sempurna mengajarkan kepada kita bahwa Allah memberikan bantuan kepada manusia berupa ajaran-ajaran yang amat pas dan sesuai dengan  kehidupan manusia, yang memungkinkan untuk seluruh manusia untuk melaksanakannya lalu membangun dengannya sebuah peradaban yang gemilang.

Diantaranya adalah dengan adanya hadit yang bersumber dari Rasulullah yang berbunyi,
Dari Abu Hurairah Rasulullah Saw. bersabda : “Barangsipa beriman kepada Allah dan hari Akhir hendaklah ia berkata baik atau diam, barangsiapa yng beriman kepda Allah dan hari akhir maka hendaklah ia menghormati tetangganya, baerngsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaknya ia memulikan tamunya” ( HR. Bukhari-Muslim) ( Arba’in hadits ke-15)
Berdasarkan hadit di atas kita bisa mengambil kesimpulan yang amat luas tentang bukti bahwa Islam memang mengajarkan kepada umat-umatnya agar mnejad rahmatan lil alamien.

Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaknya ia berkata yang baik-bak atau diam. Karena sebagaimana kita ketahui bahwa menggunjingkan orang lain atau bahkan memfitnahnya itu perbuatan yang mkungkr dan bisa meresahkan orang lain, maka Islam hadir dengan solusi demikian, yakni lebih baik diam daripada berkata-kata yang menyakitkan orang lain. Ini adalah bukti ke-rahmatan lil alamien­an-nya Islam.

Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir mak hendaknya ia menghormati tetangganya. Yang dimaksud disni adalah kita tidak melanggar apa yang telah menjadi norma dalam masyrakat, penuhi hak-hak tetangga, dan jangan sakiti mereka, karena menyakiti mereka adalah bukti bahwa kita tidak beriman kepada Allah dan hari akhir.

Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaknya ia memuliakan tamu. Tamu yang datang kerumah anda itu bisa kerabat atau orang yang belum anda kenal seblumnya, namun apapun itu jenisnya, satu hal yang anda harus perlakukan terhadapnya adalah dengan memuliaknnya sebaik mungkin, perlakkan mereka dengan seanggun-anggunnya, beri kesan yang baik dan jangan tampakkan keberatan hati anda akan kedatangannya, terimalah dengan tenang, dan ajak ia minum teh dan santai bersama!


Demikianlah diantara segelintir tanda-tanda keimanan seorang hamba yng muslim kepada Allah dan hari akhir, terima kasih.

___________________________________________________________________________________

* Tema kultum Ramadhan di yayasan An-Naml, Pondok Betung. 21 Juli 2014/ 24 Ramadhan 2014.




 السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته

Komentar

Google + Follower's