Istiqomah Is Amazing

Istiqomah merupakan sebuah "kegiatan" yang luar biasa, yang siapapun jika bisa melakukannya akan terlahir sebuah perubahan yang luar biasa pula. Seseorang yang memukul batu kali raksasa walau dengan sebilah palu kecil pun, jika dia melakukannya denga istiqomah, maka akan pecah berkeping-keping jua batu tersebut. Jangankan palu, air yang begitu lembut pun, karena ke-istiqomahannya dalam menetesi batu raksasa tersebut, lambat laun akan lubang jua.

Istiqomah itu lebih hebat dan lebih baik daripada seribu karamah, begitu kata ulama. Perkataan ulama tersebut memang amat nyata dan realistis. Kenyataan, begitu banyak kita saksikan, orang sukses dalam bidangnya yang mereka bisa masyhur tentu karena ke-istiqomah-an nya dalam menggeluti bidangnya. Bayangkan, kita semua adalah makhlu yang tercipta sebagai makhluk yang diberi akal oleh Allah Ta'ala, akal adalah senjata bagi manusia untuk menakhlukkan musuh yang sangat berbahaya, yaitu hawa nafsu. Seorang yang bisa mengendalikan hawa nafsunya, dan mengaspirasikannya kepada hal-hal yang posititf yang bisa mengembangkan bakat dan talentanya, maka insya Allah, ia akan menjadi manusia yang sukses dan senantiasa diliputi kebahagiaan.

Tapi perlu digarisbawahi, dibalik besarnya "manfaat" yang dihasilkan dari kinerja istiqomah, tersimpan seribu tantangan dan kesulitan yang selalu siap sedia untuk menyerang kita, dibalik tembok rakasasa Cina yang kokoh dan megah itu ada semacam rentetan perjuangan yang banyak menguras tenaga, keringat, bahkan darah yang bersimbah, untuk mewujudkan "kegagahan" bangunan tersebut.

Begitulah dan memang akan terus begitu, hidup ini akan selalu tegambarkan dengan sebuah pepatah " tidak ada kelezatan kecuali setelah bersusah payah ". Pahit dan getir haruslah dicicipi, sebelum manis dan gurih kita kulum di mulut.

Berangkat dari itu semua, mari kita istiqomahkan seluruh amal yang akan membawa kita menuju cita-cita yang mulia, konsisitenkan semua kegiatan yang anda semua yakini bahwa hal itu akan membawa menuju apa yang anda angan-angkankan.

Bukankah amal yang paling disukai oleh Allah itu adalah yang istiqomah, walaupun sedikit? (1)

___________________________

( 1 ) HR. ?

Komentar

Google + Follower's