Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2014

Ilmu Hikmah

Assalamu'alaikum...Sekilas tentang hafal-menghafal al-qur'an.Mengapa sulit kita untuk memperkuat hafalan? Apakah karena banyaknya maksiat yang sering dilakukan?Jawab kawan saya, lancar-tidaknya kita dalam hafalan bukan tergantung pada seberapa maksiat yang kita lakukan. Kita logikakan dengan seorang yang sudah hafal surat al-fatihah dan ayat kursi, sebesar apapun maksiat yang ia lakukan, itu tidak akan berpengaruh kepada hafalannya, karena kendati demikian, ia rajin mengulangnya lagi hafalan tersebut. Hanya saja hal yang demikian tidak ber-Barokah! Padahal barokah dari Allah-lah yang tengah kita cari."Maka dari itu, perbanyak takrir/pengulangan hafalan kita, agar hafalan bisa menjadi lancar dan jangan lupa menjaga diri dari hal yang hanya akan membuat hafalan kita tidak berkah.Kemudian kawan saya barusan menambahi, maka berbeda halnya dengan seorang yang mempunyai hafalan namun dia tidak sering men-takrir-nya, bahkan ia gemar untuk melakukan maksiat setiap hari, maka tak …

Semua bisa menjadi sukses

Saudaraku,Semua dari kita bisa dan berpotensi untuk menjadi orang yang sukses. Semua yang bisa makan dan minum, pasti bisa pula memetik buah yang ranum daru semua usahanya, semuanya bisa merasakan hasil yang sama, tentunya dengan kadar kesulitan yang sama pula.Saudaraku,Dibalik kesulitan yang selalu menemani kehidupan kita, selalu tersimpan banyak hasil yang memuaskan. Dibalik sepak terjang kita, letih dan lelah kita berjuang menghilangkan beban kehidupan, juga tersimpan sederet misteri yang bakal amat rupawan wujud dan bentuknya.Saudaraku,Berdo'a dan terus berusaha adalah jalan yang tak boleh ditinggalkan, dengan do'a kita dibukakan jalan, dengan usaha kita ikut membuka jalan. Maka mungkinkah jika pintu yang tebal itu tidak terdobrak, hatta jika yang mendobrak itu Zat Yang Maha Kuat sekalipun? Renungkan dan mari pasrahkan diri...Saudaraku,Ini yang terakhir, berjuang itu tidak hanya dengan kata-kata saja, sebanyak apapun kita berkata jika kita tidak bertindak nyata, maka hasil…

Waktu, Hal Yang Sangat Berharga!

Assalamu'alaikum wr. Wb.Waktu ibarat emas yang ada di tangan kita, maka jangan pergunakan ia buat hal yang tidak berguna. Juallah ia dengan tawaran harga yang semahal-mahalnya, ajak seorang yang ahli tentang harga emas, untuk kau ajak ia ke toko emas, lalu kau jual emas itu dengan harga yang membumbung tinggi.Waktu laksana berlian, kemilaunya yang begitu menggoda membuat tertarik para pengusaha dan kaya raya untuk membelinya, lalu menjadikannya sebagai perhiasan yang akan menghiasi hidupnya.Waktu ibarat uang, ini versi barat. Setiap detik yang kita lalui, setiap menit yang kita jalani, setiap jam yang kita habiskan, adalah berpotensial untuk menghasilkan emas. Maka dari itu, semakin kita pandai menggunakan waktu, maka semakin melimpah ruah harta yang akan kita dapat.Waktu ibarat pedang, jika kau tidak menghunuskannya kepada musuh, maka pedang musuhlah yang akan menebas lehermu. Ini versi Timur. Ini erat kaitannya dengan kiprah umat islam pada masa klasik, dimana mereka seringkali …

Laysa Kullu Bid'ah Dholalah!

Tadi pagi, ketika kami tengah mengkaji sunan Nasa'i dan Ibnu Majah, kami tiba pada hadits yang ada di sunan Nasa'i tepatnya di hadits no. 1577, dalam kitab "'iedain" pada bab "kaifal khutbah". Di dalam hadits tersebut, diungkapkan sebuah perkataan Nabi ketika tengah berkhutbah "man yahdihillahu fala mudilla lahu..... wa syarrul umurr muhdatsatuha..... wa kullu bid'atin dolalah, wa kullu dolalatin fin naar" Setelah salah seorang dari kami membacanya, beliau menjelaskan :
"Perlu diketahui tidak semua yang baru (bid'ah) itu sesat, sebagaimana yang dilakukan oleh kaum wahhabiyyun" "Imam ibnu Taimiyyah yang diduga imam mereka itu membagi bid'ah sendiri menjadi dua, yaitu bid'ah syar'iyyah dan lughawiyyah (bahasa), dan yang dilakukan oleh Umar ra. Sendiri itu adalah bid'ah secara bahasa (ni'ma l bid'ah hadzihi/tentang shalat tarawih), itu beliau kemukakan dalam kitab "iqtidha' shiratal mustqie…

Busyra! Li Huffadzil Qur'an!

Seorang ulama salaf berkata : "Jadikanlah Al-Qur'an sebagai pedoman"Dalam sebuah hadits disebutkan : "Tidaklah suatu kaum berkumpul si suatu rumah dari rumah-rumah Allah (masjid), mereka membaca kitab Allah dan saling belajar di antara mereka, kecuali Allah menurunkan ketenangan kepada mereka. Mereka diliputi rahmat, dinaungi malaikat, dan Allah memuji mereka di hadapan makhluk yang di dekat-Nya ( malaikat)." ( HR. Muslim dan Ahmad )Abdullah bin Mas'ud berkata, "hendaknya seorang pengemban Al-Qur'an : memperhatikan malamnya dengan qiyamul-lail di kala orang lain terlelap dengan buaian mimpi dan tidur , dan memperhatikan siangnya dengan shaum (puasa) di kala manusia berbuka. Memperhatikan sedih dan dukanya di kala oranglain bergembira ria dan rintihan tangisnya di kala orang lain tertawa terbahak-bahak. (Lebih banyak) diam membisu di kala orang lain bercengkrama. Khusyuk di kala orang laib larut dalam khayalan.Fudhail bin Iyad berkata: "penghaf…

Nyastra Dikit... Ahh!

السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته
DI SEBUAH KAMPUNG BERNAMA PONDOK BETUNG TERSEBUTLAH SEORANG PEREMPUAN YANG AMAT JELITA DAN MANIS TENGAH BERDIRI SENDIRI DI BERANDA DEPAN RUMAHNYA.
NAMANYA ADALAH RAISYA, BENTUK TUBUHNYA YANG PARIPUNA MEMBUAT BULU KUDUK LELAKI YANG MEMANDANYA TERKESIMA, HEI INI AMAT NYATA DAN BEGITU MEMBAHANA!  WAJAHNYA YANG ELOK, RAMBUT PANJANG TERURAI BAK DAUN KELAPA, ALIS TEBAL LAKSANA SEMUT YANG BERIRING-IRING, HIDUNG MANCUNG LAYAKNYA ANAK ORANG ARAB, PIPI YANG MULUS BAGAI MULUSNYA EMAS MONAS, TUBUH SEMAMPAI DAN WARNA KULIT PUTIH YANG AMAT MENARIK PERHATIAN ITU SEMAKIN MEMBUAT IA BERSINAR DI AWAL MALAM SAAT ITU.
NADA BICARANYA AGAK KASAR, DAN ITU MUNGKIN HAL YANG WAJAR, KARENA IA ASLI BETAWI. NAMUN DI BALIK YANG NAMPAK ITU TERSIRAT SERIBU AROMA MEMBAHANA YANG MENCUAT DARI KATA-KATA YANG KELUAR DARI LISANNYA TERSEBUT, MAKA JADILAH IA YANG KASAR NAMUN HALUS. ANEH BIN AJAIB BUKAN? DAN LAGI, IA ADALAH SEORANG YANG CERDAS DALAM MENGUNYAH MATAPELAJARAN, ORANG TUANYA WAJIB BA…