Arif Kenali Diri...

Belajar untuk menjadi megerti itu penting. Mengerti akan kesalahan dan kekurangan yang ada pada diri kita tentunya. Dengan kearifan kita akan kekurangan yang mengendap dalam diri, maka kita bisa tampil untuk menjadi lebih baik lagi ke depan. Jika kita bisa mengetahui berapa banyak jumlah lubang yang terbentang di jalan yang akan kita susuri, maka itu akan menjadi sebuah keistimewaan tersendiri, tak meski kita harus jatuh tersuruk ke dalamnya.

 Andai kita bisa tahu jumlah onak duri yang bertebaran di jalan yang akan kita lalui nanti, maka kita akan lebih mudah untuk melewatinya dengan aman, megelak jika ia menjadi pengganggu di jalan. Dan belajar memang harus terjatuh, tersaru, tersuruk, terjengkang, tertusuk, tertabrak, tertimpa, tersenggol, tertatih, terseok, terlunta dulu. Untuk kemudian kita belajar dari sebuah proses tersebut, jangan sampai masuk ke dalam lubang yang sama untuk kedua kalinya.

Dengan begitu, sebagaimana saya ungkapkan di atas, dengan mengerti kesalahan yang ada dalam diri kita, kita akan bisa lebih bijak lagi dalam menjalankan alur kehidupan ini. Terus belajar, belajar, dan belajar. Agar lubang dan kesalahan yang ada dalam diri kita lebih banyak lagi diketemukan tempat bersarangnya, hindari dan jauhi, lalu obati dengan perbaikan-perbaikan, beri penawar dengan banyaknya ilmu dan iman yang kita miliki. Semakin banyak maka akan semakin bagus, semakin cepat maka akan semakin indah dan mempesona!


Asrama Darussnnah, kamar 4. Selasa 06 Januari 2015. 11:56

Komentar

Google + Follower's