Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2015

جرحت قليل....

السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته
Apa yang hendak ditulis jika kepala saat ini tak berisi ide sama sekali untuk dituangkan. Apa yang mau dibicarakan kalau membaca saja sudah jarang dilakukan. Dan, apa yang akan diketik, jika saat membuka word ini aku tak menginginkan untuk menulis apa-apa. Jujur, saat ini pikiran lagi kosong, tak bernafsu untuk menulis.
Loh, mengapa mampu keluar kata-kata? Ya, beginilah caraku curhat kepada benda yang akan selalu setia mendnegar keluh-kesahku. Ia betah untuk sekdar menyimak apa yang akan kukisahkan. Meski sering tak jelas bagaimana bentuk dan akan kemana arahnya. Haha!
Aku ingin curhat sebentar. Maka simak, wahai laptop!
Alhamdulillah. Hembusan yang seharusnya wajib untuk kita lakukan pada setiap detik kehidupan yang dijalani. Nikmat-Nya yang tak pernah usai menyirami hamba-Nya, adalah isyarat bahwa bersyukur itu harus di-lestari-kan, sehingga menjadi kebiasaan, lalu berevolusi menjadi bagian tubuh yang tak pernah terlepaskan. Seharusnya begitu, tap…

Langkah Menuju Keberuntungan

السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته
Setiap manusia pasti pernah terlibat dalam sebuah masalah yang menyulitkan, ini adalah sifat alamiah yang pasti dimiliki oleh sosok  yang masih mengandung nyawa dalam dirinya.  Sederhananya, selama anda masih hidup, anda akan terus kedatngan sebuah dinamika kehidupan yang bernama masalah.
Banyak ragam manusia dalam menyikapi hal demikian. Ada yang tampak kokoh bak sebuah tebing raksasa di pegunungan yang menjulang dan berwibawa, sehingga angin yang menghempas sekencang apapun tak akan mampu menggoyahkannya. Ada yang sedang, tampak seperti sebuah pohon Bringin, jika angin menerpanya, terkadang ia doyong terombang-ambing, dan terkadang ia kuat tak terpengaruh dengan hempasan. Dan yang terakhir, ada yang juga ringkih laksana pohon pisang, ia mudah goyang jika datang hembusan angin dengan skala sekecil apapun.
Ragam yang banyak tersebut bukanlah murni bawaan dari masa kecil, atau turunan dari orang tua. Akan tetapi, ia lebih kepada semacam pelatihan dan p…

Yang Terhormat Para Ulama . . .

السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته 
Islam adalah agama yang penuh rahmat dan sarat kedamaian. Siapa yang menjadikannya sebagai penuntun maka ia tak akan tersesat. Ia adalah ajaran yang menyempurnakan agama-agama sebelumnya. Demikian dengan kitab sucinya, Al-Qur’an, ia dengan otomatis memberikan permbenaran kitab-kitab sebelumnya, Taurat, Zabur, Injil, bahwa itu semua datang dari sisi Allah yang Maha Pemberi petunjuk. Bersamaan dengan itu, dalam beberapa ayat yang termaktub di dalamnya, Qur’an dengan gamblang menyatakan bahwa dirinya adalah pengganti posisi kitab-kitab yang telah diturunkan sebelumnya. Jadi, otoritas kitab suci yang benar-benar diakui kebenarannya adalah al-Qur’an al-Karim, ia menjadi pe-nasakh atas kitab-kitab yang dibawa oleh utusan-utusan sebelum Muhammad Saw menapakkan kaki di muka bumi.
Dalam ajarannya terdapat dua induk sumber pensyariatan hukum agama, yakni al-Qur’an dan as-Sunnah. Acapkali terdengar di telinga kita sebuah pernyataan dari Rasulullah Saw bahwa jik…

Daurah Metode Maisura

Gambar
السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته

Terhitung dari hari Sabtu hingga hari Minggu (21-22/02/2015) Yayasan Institut Perguruan Tinggi Ilmu Qur’an (PTIQ) Jakarta bekerjasama dengan Institut Ilmu Qur’an (IIQ) Jakarta dan Pusat Studi Qur’an (PSQ) Jakarta mengadakan sebuah pelatihan metode tartil al-Qur’an Maisura di Rusunawa (asrama) Institut Ilmu Qur’an (IIQ) yang bertempat di Cinangka, dengan Pak Dr. Fathoni, Lc., M.A. selaku penulis buku Petunjuk Praktis Tahsin Tartil Al-Qur’an Metode MaisuraDengan Riwayat Hafs dari ‘Ashim jalur Asy-Syathibiyah yang sekaligus menjabat sebagai anggota lajnah al-Qur’an Departemen Agama sebagai pengisi acara.
Dengan mengusung tema “Meraih Bacaan Tartil al-Qur’an Yang Optimal Menggunakan Metode Maisura “ acara berjalan dengan baik dan penuh antusias. Kurang lebih 100 orang yang terdiri dari jajaran mahasiswa dan mahasiswi PTIQ, IIQ, UIN, anggota PSQ, dan lain-lain ikut menyemarakkan acara tersebut.
“Insya Allah dengan metode Maisura yang akan kita kupas ini, t…

Mengedepankan Penyesalan

السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته

“kata banyak orang penyesalan itu datangnya dibelakang, namun saya mengatakan, apakah tidak bisa untuk dikedepankan tanggal mainnya, sehingga bisa dilihat gambarannya, dan kita bisa menyadari betapa pahitnya penyesalan?
bisa. caranya adalah dengan menyaksikan saksi sejarah penyesalan itu sendiri. kita cermati dalam-dalam dan hayati dengan saksama, bagaimana generasi sebelum kita telah banyak musnah ditindas kejamnya kancah perjuangan hidup, banyak dari mereka raib dilindas roda perlombaan yang amat sengit dan memunculkan ribuan kubik keringat dan darah kesungguh-sungguhan. Mereka kewalahan menghadapi masa depan, karena lalai mempersiapkan hari kemudian, lupa akan betapa ketatnya senjata dan medan perang yang harus dihadapi.
Masa muda yang senggang dan penuh dengan energi gemilang luput mereka gunakan untuk ditabung dan disalurkan menjadi sebuah perbendaharaan masa tua kelak. Jutaan detik dicecer begitu saja, tandas nyaris tanpa sisa, terbuang cuma-Cuma. …

Mencata Apa Yang Baru Anda Ketahui Barusan!

السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته
Saya telah jauh hari beritikad kepada diri sendiri untuk menulis/mencatat ilmu dan pengetahuan-pengetahuan baru di atas lembaran kertas atau sejenisnya. Hal ini saya lakukan karena beberapa faktor :
pertama, karena tulisan tersebut kelak yang akan mengingatkan saya jika saya melupakan ilmu tersebut. Dan dengannya mungkin saya bernostalgia.
Kedua, karena dengan cara tersebut ilmu bisa tersimpan dengan bagus. Ilmu itu bagaikan buruan, maka tulisan adalah tali kekangnya. Maka, agar tidak terlepas dan kabur, kita harus mengikat buruan yang kita tangkap tersebut dengan tali kekang yang kuat dan kokoh.
Ketiga, karena ilmu yang sudah kita bungkus rapi dengan tulisan tersebut bisa menjadi investasi masa depan. Kelak, ketika ada anak atau murid kita yang menginginkan sebuah ilmu yang telah kita pelajari dulu, maka tinggal kasih saja lembaran yang telah tersimpan itu. Ataupun kelak, ketika kita sudah tiada, ia bisa menjadi saksi bahwa kita telah belajar dengan gia…

Hamka dan Falsafah Kehidupan

السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته
Hamka berkata : Berkata para ahli falsafah : “Orang yang  miskin di dunia ini adalah orang yang paling banyak kehendaknya, itulah orang yang miskin. Siapa orang yang kaya di dunia ini? Yang merasa cukup dengan apa yang ada, dia bersyukur atas yang ada. Bukan berarti dia menolak yang tidak ada, kalau ada syukur, kalau belum ada sabar.”
Sungguh betapa indahnya ungkapan beliau ini, yang amat rapi susunan katanya yang tersimpan dalam sebuah irama mp3 di folder dalam laptop. Memang benar, semakin banyak angan dan cita-cita yang menguar dari jiwa, yang tanpa diimbangi dengan usaha dan tawakkal serta bersyukur atas apa yang telah dicapai, maka akan semakin menyempitkan dada dan membat gelisah di hati saja.
Begitupun sebaliknya, jika kita mampu mensyukuri apa yang ada, merasa cukup dan puas atas apa yang telah dianugerahkan oleh Allah maka hati akan menjadi tenang dan dada menjadi lapang. Hal ini tentunya usai kita berpeluh keringat, meraih asa dengan se-ulet…

Terapi Berpikir Positif

السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته

Judul : Terapi Berpikir Positif (Biarkan Mukjizat dalam diri Anda melesat, Agar Hidup Lebih           Sukses dan Lebih Bahagia)                       Penulis : Dr. Ibrahim El-Fiky Penerbit : Zaman Tempat : Jakarta Tahun : 2014 Cetakan : XVI Tebal : 347 Peresensi : Ja’far Tamam

’Îûurö/ä3Å¡

The Power Of Istiqomah

السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته
Istiqomah akan membuahkan kesuksesan” (Kata Bijak)
Istiomah adalah sikap kita dalam menekuni sebuah cita-cita dengan semangat yang sungguh-sungguh. Ia adalah sebuah ke-konsistensi-an dalam mengejar asa dan menggapai cita. Istiqomah yang berarti berkesinambungan menuntut pelakunya berusaha keras untuk membiasakan diri melakukan serantai kegiatan dan aktivitas yang akan mengantarkannya menuju keberhasilan.
Contohnya adalah seorang yang tak pandai berenang yang ingin menjadi perenang handal yang mampu menjuarai olimpiade renang. Ingat! Dia adalah seorang yang tak tahu menahu masalah renang bahkan untuk mendekati air pun ia merasa agak ketakutan, kira-kira begitu. Namun ia punya dua buah senjata yang ampuh yang tertanam dalam dirinya; kemauan dan ke istiqomah-an. Setiap hari ia berlatih selama kurang lebih lima jam. Bertapa dan mengasingkan diri untuk memperdalami ilmu renang di sebuah kolam yang secara khusus ia pesan.
Hari pertama ia mulai bergidik ke…

Google + Follower's