Daurah Metode Maisura

السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته


Terhitung dari hari Sabtu hingga hari Minggu (21-22/02/2015) Yayasan Institut Perguruan Tinggi Ilmu Qur’an (PTIQ) Jakarta bekerjasama dengan Institut Ilmu Qur’an (IIQ) Jakarta dan Pusat Studi Qur’an (PSQ) Jakarta mengadakan sebuah pelatihan metode tartil al-Qur’an Maisura di Rusunawa (asrama) Institut Ilmu Qur’an (IIQ) yang bertempat di Cinangka, dengan Pak Dr. Fathoni, Lc., M.A. selaku penulis buku Petunjuk Praktis Tahsin Tartil Al-Qur’an Metode Maisura Dengan Riwayat Hafs dari ‘Ashim jalur Asy-Syathibiyah yang sekaligus menjabat sebagai anggota lajnah al-Qur’an Departemen Agama sebagai pengisi acara.

Dengan mengusung tema “Meraih Bacaan Tartil al-Qur’an Yang Optimal Menggunakan Metode Maisura “ acara berjalan dengan baik dan penuh antusias. Kurang lebih 100 orang yang terdiri dari jajaran mahasiswa dan mahasiswi PTIQ, IIQ, UIN, anggota PSQ, dan lain-lain ikut menyemarakkan acara tersebut.

“Insya Allah dengan metode Maisura yang akan kita kupas ini, tartil yang optimal akan segera kita raih,” begitu ucap pengisi acara. sang pemilik ijazah sanad Talaqqi Musyafahah ke 31 dari Rasulullah Saw ini kemudian menambahkan, “Tujuan pelatihan ini diadakan salah satunya untuk menyadarkan kita tentang kesalahan-kesalahan yang serng terjadi di kalangan para pegiat al-Qur’an yang telah banyak dilupakan. Untuk kemudian kita singkap keborokan itu dan mengobatinya sehingga menjadi sehat dan tartil yang optimal pun akan kita gapai.” Tuturnya.

Acara yang dihelat sebagai bentuk atas pesan serius yang tersirat dari surat Muzammil ayat 4 Wa Rattilil Qur’ana Tartiila” (Tartilkanlah bacaan al-Qur’an mu dengan se-tartil-tartilnya) berjalan selama dua hari. Dimulai dari hari Sabtu jam 13.00-17:30, dan Ahad 09:17:30 (diselingi dengan ISHOMA). Lokasi Pesantren IIQ yang rindang yang menjadi tempat berlangsungnya acara tersbut membuat acara juga amat berkesan.

Pada akhir pertemuan, beliau, Pak Fathoni, amat berharap banyak kepada peserta Daurah Metode Maisura usai acara pelatihan ini, agar ilmu-ilmu yang didapat bisa dilestarikan dengan cara mengamalkan dan mengajarkan nya kepada mereka yang belum mengetahui. Khairukum Man Ta’allamal Qur’ana Wa Allamahu. Sebaik-baik kalian dari umatku adalah yang belajar al-Qur’an lalu mengajarkannya (HR. Bukhari)


Sabtu, 22 Februari 2015. 19:24. Asrama Darus-Sunnah, Ciputat.


 السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته





Komentar

Google + Follower's