ADA HIKMAH DI SAMPING MASJID FATHULLAH.

السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته

Usai membeli mikrofon di Pasar Ciputat, saya dan Kang Enceng menyempatkan diri untuk mengisi perut di emperan warung makanan samping kiri masjid Fathullah. Singgah di kedai makan Mie Ayam dan Siomay, melepas lelah, menghimpun daya.

Sambil menikmati hidangan yang begitu memikat di siang yang terik, saya dapati pemandangan yang cukup menarik di sekitar kedai tersebut. Seorang nenek Tua berpakaian putih agak lusuh dan berjilbab tengah duduk di trotoar sambil menjajakan dagangannya, yakni beberapa sisir buah rambutan. Ku amati dengan agak saksama. Mulai dari cara makannya dengan mulut yang tanpa gigi, jadi semua organ di mulutnya ikut bergerak, kulit dan tulang serempak bergoyan bersama mengyulum makanan yang mendekam dalam mulut, membuatku tersenyum-senyum sendiri, lalu kuamati kulitnya yang coklat sawo matang dan tentunya dengan lekukan-lekukan yang keriput dan menggelambir di segala penjuru. Semua membuat hati ini terpecut.

Seketika aku ingat sabda Nabi Saw yang berbunyi : Dua Nikmat yang manusia seringkali tertipu di dalamnya, yakni sehat dan waktu luang. Kalau kiranya kita menyesal atas umur yang sudah jauh berlalu hilang dan baru semangat tatkala kita sudah terduduk sebagaimana nenek barusan, maka sungguh amat merugilah kita.

Betapa banyak waktu dan betapa melimpahnya tenaga yang mengendap dalam diri kita. sungguh alangkah bagusnya jika semua itu bisa disalurkan untuk kegiatan yang bermanfaat dan efektif guna mengisi waktu luang.

Mumpung masih sehat, mari kerahkan semua daya untuk memperbaiki kualitas hidup, biarkan peluh dan keringat bersimbah, selama itu untuk kebaikan mengapa tidak. Mumpung masih ada waktu luang, habiskan detik-demi-detik yang anda miliki untuk mempercantik jalan sejarah dengan karya yang kau punya. Anda menjadi orang yang hebat dalam mensyukuri nikmat. J

Jum’at, 15 Januari 2015, 07:01

 السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته

Komentar

Google + Follower's