Manusia Selamat = Manusia Pemelihara Lisan

السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته



Rasulullah Saw bersabda : “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir baginya agar selalu berkata yang baik-baik atau diam saja.” (HR. Bukhari)

Lisan yang dijaga akan menggiring kita menuju keselamatan. Lisan yang membawa aroma manis akan membuat hati senang. Lisan yang rapi dan teratur laju bicaranya menimbulkan komunikasi yang baik dan mempererat tali persaudaraan. Lisan yang harum kata-katanya kelak memberi kesan indah di jiwa. Lisan yang baik tutur-katanya bisa menjadi bukti bahwa ia adalah seorang yang percaya kepada Allah Swt dan hari akhir. Lisan yang terpelihara akan membuat Raqib pencatat kebaikan sibuk menulis untaian kata yang dikeluarkan. Lisan yang semerbak wanginya akan menjadi tunggangan menuju surga nan sentosa.

Lisan yang liar akan membahayakan eksistensi ke-idealisme-an. Lisan yang Lisan buruk pencipta gradasi derajat di hadapan Allah. Lisan yang busuk akan mengiris hati. Lisan yang berantakan laju bicaranya melahirkan miss-communication dan memperkeruh tali ukhuwah. Lisan yang hambar ciptakan kesan buruk di jiwa. Lisan yang bobrok subtansitas kata-katanya menjadi tanda bahwa ia tak mengindahkan perintah Allah dan tak percaya kepada hari akhir. Lisan yang dibiarkan buas terlepas menerabas rambu moralitas akan menjadikan Atid sibuk mendikte kata-katanya di atas kertas catatan, dengan muka masam. Lisan yang meruap darinya bau-bau tak sedap dan menusuk hidung akan menjelma kendaraan yang siap mengantar menuju neraka nan dahsyat siksanya. 

Darus-Sunnah, Jum’at 27 Maret 2015. 14:52 


 السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته

Komentar

Google + Follower's