Draft Khutbah Buat Kultum Sdr. Akrom

 GUNAKAN LIMA PERKARA SEBELUM LIMA PERKARA

السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته

#Salam #Hamdalah (Bhs. Arab) #Puji Serta Sykur #Berdirinya saya disni.....

Hadirin Yang berbahagia,,,

Suatu hari Rasulullah Saw bersabda : “Pergunakanlah lima perkara sebelum lima perkara, (1) masa mudamu sebelum tiba masa tuamu, (2) masa sehatmu sebelum masa sakitmu, (3) masa kayamu sebelum masa miskinmu, (4) masa luangmu sebelum masa sibukmu, (5) masa hidupmu sebelum masa matimu”

Hadirin yang dirahmati oleh Allah...

Dari hadits di atas dapatlah kita tarik beberapa pelajaran yang amat berharga.

Yang pertama, bahwasanya masa muda merupakan masa keemasan seseorang. Darah muda adalah darah yang berapi-api. Saat ini adalah saat yang amat berlian untuk digunakan berkarya membangun potensi diri dan menuju pembangunan peradaban yang bernilai

Yang kedua, bahwasanya masa sehat adalah masa terindah yang bisa kita miliki. Pergi ke sana dan berjalan kesini berasa nikmat karena tubuh tak ada yang terjangkit penyangkit. Badan bugar dan perkasa membuat kita lebih leluasa untuk menebar kebaikan dan meraih pahala. Maka dari itu, pergunakanlah masa-masa ini dengan se optimal mungkin, jangan tunggu wakut sakit tiba baru mau melakukan kebaikan. Karena jika sakit sudah melekat di tubuh, akan terbatas ruang gerak kita. beramal jadi susah dan pahala yang diraih pun tak akan melimpah.

Yang ketiga, bahwasanya masa kita memiliki pundi-pundi harta adalah masa yang berharga. Dengan harta yang kita miliki, kita mampu untuk berderma kepada kaum papa, menyumbang untuk pembangunan, serta menolong sesama demi tercpaainya kemasalahatan. Pergunakan masa kayamu sebelum tiba masa miskin mu, karena pada saat miskin kamu akan kesulitan untuk menolong orang lain yang membutuhkan. Jangan kan membantu orang lain, dirimu sendiri masih gemar mengemis bantuan kepada orang yang mampu.

Yang Keempat, bahwasanya masa luang itu adalah masa yang seharusnya dipergunakan untuk mengerjakan kebaikan, mencicil cita-cita yang ada dalam impian, karena nanti, pada saat kita sudah dilanda kesibukan, akan sulit untuk melakukan itu semua. Masa sibuk tak se leluasa masa luang dalam meraih kebaikan.

Yang Kelima, masa hidup adalah masa dimana manusia masih mampu untuk menyempatkan diri melakukan kebaikan. Jika tubuh sudah berkalang tanah, nafas sudah tiada dan jiwa tak lagi terkandung dalam badan, maka tak bisa lagi kita kerjakan kebaikan. Waktunya telah habis, masanya telah rampung. Maka dari itu, mumpung masih bisa bernafas, mumpung masih bisa bergerak, mar kita songsong ridho Allah dengan sesungguh-sungguh mungkin. Agar kelak kita bisa mendapat tempat terbaik di sisi Nya, Amien Ya Rabbal Alamien.


Jakarta, 26 Juni 2015, 14:41

 السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته

Komentar

Google + Follower's