IKHLAS

السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته

Ikhlas adalah ibadah istimewa yang Allah berikan kesempatan untuk manusia agar melangsungkannya dalam kehidupan bermuamalah. Peluang yang besar ini menjadi ringan jika dilafadzkan di lisan, namun menjadi hal yang berat jika menjadi praktik kehidupan.

Ikhlas berrati murni. Mengikhlaskan diri adalah memurnikan diri dalam segala tindakan. Mengkristalkan niat dalam hati dalam pencapaian ridho-Nya. sebagaimana madu, ia disebut murni jika memang lansgung keluar dari lebah penghasil madu, dan akan menjadi tidak asli ketika bercampur dengan zat dan bahan lain.

Ikhlas adalah kosong dari niat selain untuk Allah, tak ada tendensi yang mencemari, tak terkontaminasi dengan pengaruh luar yang menjerumuskan.

Wama Umiiru Illa Liya’budullah....

Tanda-tanda orang yang ikhlas adalah ia istiqomah dalam melakukan ibadah, ramai tepuk tangan atau sepi sanjungan ia tetap bekerja menghasilkan yang terbaik.

3 perkara yang bisa menghilangkan keikhlasan :

Takut kepada selain Allah Swt. Seorang karyawan yang melakukan ibadah karena takut diomeli oleh bosnya. Seorang rakyat melakukan ibadah karena khawatir akan dimaki oleh pimpinannya. Seorang anak beribadah karena cemas orangtuanya akan memarahinya.

Malu, melakukan ibadah hanya karena malu, karena saya orang seperti ini, maka saya malu jika tidak melakukan ini. Perkerjaan yang ia lakukan adalah guna meraih pujian manusia saja.

Sombong. Ibadah yang dilakukan karena kesombongan tidak indah di sisi Allah. Ibadah yang baik adalah ibadah yang dilakukan dengan hati yang tunduk dan pasrah, menyadari dan menginsyafi diri, berendah hati dan senantiasa memelas di hadapan-Nya.

Sabtu, 20 JUNI 2105, KULTUM TARAWIH MASJID MUJAHDIN

Di re-prsentasikan dalam bentuk kultum di mushalla An-Naml pada 9 Ramadhan 1436 H

 السلام عليكم ورحمة الله وبركا ته

Komentar

Google + Follower's