Indonesia Dirundung Asap!


Indonesia pada September-Oktober 2015 dirundung asap. Ribuan titik api kian menyala di tataran hutan Sumatra-Kalimantan. Asap mengapung menyusup ke segala penjuru kehidupan masayarakat di dalamnya. Partikel-partikel berbahaya yang tak diundang datang menyelinap merenggut ketenangan penduduk. Lalu lintas udara, darat dan laut terganggu. Aktivitas sosial antar sesama terhambat. Anak-anak tidak sekolah karena khawatir terkena racun yang menguar bersama udara yang tak lagi jernih itu. Puluhan ribu orang positif terkena penyakit ISPA, penyakit yang terjadi lantaran asap keruh yang dihirup hidung terlewat batas maksimal. Ini gawat darurat. Ini masalah krusial!

Kabar terbaru yang diperoleh pada Senin 05 Oktober 2015, bahwa masyarakat Sumatra-Kalimantan kini amat membutuhkan oksigen segar untuk dipasok ke ke jantung mereka. Bagi yang mampu maka mereka rela membeli tabung oksigen ke puskesmas atau rumah sakit terdekat, demi mendapatkan udara yang jernih. Bahkan, diantara mereka ada yang rela merogoh uang 800.000 untuk membeli oksigen dalam tabung berukuran 7 meter kubik yang akan habis digunakan sdalam jangka lima hari! Bagi yang kering sakunya maka dipersilahkan untuk melanjuti menghisap sisa pembakaran itu meski harus berjuang melawan perih di dada.

Bukan hanya pepohonan yang digasak si jago merah, hutan gambut yang terbentang di dalam hutan ikut dihantam. Dengan kecepatan luar biasa hijau perhutanan dilumat gelora api dengan nikmat, diluluh-lantakkan dengan semangat menyala, diporak-porandakan melalui hembusan angin kering yang kencang.

Hutan gambut adalah rimbun pepohonan yang menjalar hingga akar. Jika yang kebakaran jenis tersebut, bukan saja bagian atas pepohonan yang dilalap, akar-akar terselundup yang sudah dipeluk tanahpun akan juga terkena libas.

Menyiraminya dengan curahan air saja tidak cukup, karena itu hanya akan menyentuh bagian atas saja. Karena ternyata gejolak api juga berkobar di bawah tanah, menjilati akar-akar yang bercabang di bawah tanah, merembet dari satu lokasi kelokasi lain, bersambung dari pepohonan ke pepohonan yang lain dengan aksi terselubung bawah tanah yang berbahaya! Hanya guyuran hujan yang deras yang mampu menghentkannya. Air yang digelontorkan dari langit akan turun menyeluruh ke permukaan bumi dan merasuk hingga ke perut bumi, menggagalkan usaha jago merah untuk memberangus habis isi hutan. 

Gelimang asap yang merebak akibat kebakaran besar-besaran ini bukan hanya menyelimuti daerah Indonesia saja, negeri tetangga seperti Malaysia dan Thailand dan negara-negara lain pun terkena imbasnya.


Darus-Sunnah, 05 Oktober 2015

Komentar

Google + Follower's