Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2015

Yuk, Hidup Sehat!

Wisdom Of Life memproklamirkan bahwa kesehatan adalah mutiara kehidupan. Hidup yang dibarengi dengan jiwa dan raga yang sehat jauh lebih nikmat dibanding memiliki perbendaharaan harta yang melimpah namun tubuh diliputi berbagai macam penyakit.
Bijak bestari melontarkan, “di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.”
Beragam penelitian telah dikemukakan oleh pakar terkait bagaimana kiat merawat kesehatan. Adapun saya, berdasarkan pengalaman dan pertimbangan dari apa yang saya jelajahi, hidup sehat itu yakni jika kita memperhatikan hal-hal berikut:
1)Tidak merokok Seluruh jajaran kedokteran dari berbagai sekte dan mazhab telah sepakat, bahwa merokok adalah buruk bagi kesehatan. Tidak ada perselisihan pendapat dalam hal ini. Karena berdasarkan analisis data ilmiah, rokok positif dinyatakan mengandung zat-zat berbahaya jika dikonsumsi Tubuh.
Adapun pengamalannya jika ditimbang dari berbagai faktor, maka para ilmuwan berbeda pendapat. Ada yang berpendapat tetap pada ketidakbolehan  m…

Met Hari Ibu!

“Anak-anak, memakai jilbab itu wajib hukumnya,” tukas seorang ustaz kepada muridnya di sebuah pengajian. Puluhan pasang mata mengerjap-ngerjap antusias menyimak sang guru memberikan petuahnya.
Jam akhir pelajaran berdentang, semua murid pulang. Setibanya di rumah kebanyaan siswa langsung melepas kerudung masing-masing. Dengan berbagai dalih, mereka menanggalkan pakaian yang diwajibkan oleh agama tersebut. Dengan bangga dan tanpa rasa bersalah mereka bermain bersama teman-temannya yang lain dengan kepala terbuka tanpa jilbab yang melindunginya.
Loh, adakah yang keliru dari anak-anak itu? Bukankah tadi sang ustaz sudah memeringati bahwa jilbab itu hukumnya wajib. Di kelas mereka juga sudah diberitahu, bahwa wajib dalam agama adalah sesuatu yang jika dikerjakan mendapat pahalan namun jika ditinggalkan maka akan mendapat dosa. Lalu mereka lebih memilih untuk menanggalkan jiilbab yang mereka kenakan saat pengajian ataupun saat shalat dilakukan? Bukankah jilbab itu diwajibkan bagi kaum ha…

Menggapai Makna

Ternyata berpikir negatif itu tidak akan membuahkan apapun kecuali keburukan. Masa depan yang masih mengambang lebih bermakna jika kita sikapi dengan pikiran optimis, yakin bahwa semua akan baik-baik saja, asal kita mau berusaha.
Jangan sia-siakan waktu yang anda miliki, karena waktu merupakan harta yang paling berharga yang dimiliki manusia. Tidak akan kembali berulang hari-hari yang telah berlalu. Menggunakan waktu dengan hal-hal bermanfaat merupakan ejawantah dari rasa syukur kita kepada sang Pemberi Waktu.
Dalam rangka mempermanis pendistribusian waktu, saya pun kerap mempertimbangkan kegiatan yang akan saya lakukan. Membaca, menulis, bertutur lembut, serta membahagiakan orang lain merupakan rentetan aktivitas yang harus saya jalani.
Saat ini tengah tergenggam dalam tangan saya sebuah buku dengan judul Bahagiakan Dirimu Dengan Membahagiakan Orang Lain gubahan Jonih Rahmat. Sebuah buku berisi refleksi kehidupan yang dialami penulis dan dikait-kaitkan dengan hikmah yang bisa dipet…

Menimba Ilmu di Pagi Buta

Mencari ilmu adalah kewajiban bagi setiap manusia. Secara istimewa, umat Islam diperintahkan oleh Nabi-nya, dalam sebuah hadis shahih, mengenai hal ini. Ilmu-lah yang akan mengantarkan pemiliknya menuju kehidupan yang lebih sejahtera dan terarah.
Tuhan Maha Tinggi menyebutkan dalam al-Qur’an, bahwa manusia dilahirkan dari rahim ibunya tidak mengetahui sesuatu apapun. Lalu kemudian Allah beri mereka pendengaran, penglihatan, dan kalbu agar bersyukur.
Tanpa ilmu yang mengendalikan hidup, manusia ibarat mayat berjalan, atau laksana binatang yang bertebaran. Hendak melakukan ini tak berilmu, ingin melakukan itu tak memiliki pengetahuan. Apa nikmatnya hidup?
Hal demikian yang juga saya tanamkan dalam hati. Belajar tak kenal henti adalah langkah yang harus dilestarikan hingga kita berkalang tanah. Abdullah ibnul Mubarok, ulama hadis ternama, mengatakan, kendati telah menjadi ulama besar, dirinya mengaku tetap berstatus sebagai pencari ilmu, tholibul ilmi. Ilmu tak akan habis dieksploitasi.…

Jum'at Mendidih

Jum’at siang yang panas mendidih. Ceritanya adalah pada siang hari, saat saya kembali dari mengantar ibu ke Peninggilan, di jalan raya, di tengah keramaian kendaraan, motor di depan saya tiba-tiba menginjak remnya. Berhenti secara tiba-tiba. Saya yang tepat berada di belakangnya juga ikut berhenti mendadak. Tak lama setelah itu terdengar bunyi benturan antar kedua motor, antara motor saya dan motor di belakang saya.
Sejenak berlalu, pengendara di belakang saya menghampiri saya, melabrak saya dengan kata-kata hewaninya yang berlompatan dari mulut tepat berada di bawah bentangan kumis hitamnya. Wajahnya yang legam menyemburatkan aura tak bersahabat. Saya berusaha menjelaskan, namun amarahnya segera membungkus segala perkataan yang saya lontarkan. Jiwanya tidak terima. Disuruhnya saya mengendarai motor dengan otak. Merasa tak akan ada yang mau mengalah maka saya minta maaf. Tensi amarahnya perlahan menurun meski sumpah serapah tetap mengalir mengiringi deru nafasnya.
Selamat jalan, bapa…

Malas Menulis (?)

Semakin hari semakin nyata warna kegelisahan yang merundung jiwaku. Pasalnya, sudah sekian lama saya tidak membubuhkan tinta di atas word dalam laptop-ku. Rasa malas begitu kuat menyergap diri, ide seakan buntu, inspirasi seakan mengangkat kopernya dan pergi entah kemana. Ada apa gerangan, saya juga tak tahu persis detailnya.
Mengapa keresahan mencuat tatkala tangan ini terdiam tak menggoreskan pena. Adakah alasan mengapa jiwa seolah berdenyut tak keruan manakala didapati bahwa kanvas yang terbentang di hadapan sudah sekian lama tak dituangi tinta penggugah makna.
Iya, ada. Adalah kearifan saya tentang manfaat menulis yang begitu dalam sudah mengakar dalam pikiran, urgensi dunia kepenulisan telah tertanam begitu dalam di tataran paradigma, signifikansi pengabadian diri kita melalui aksara yang kita toleh usai tersemai di pelataran hati, yang kemudian, hal demikian diimbangi dengan perlakuan tidak senonoh saya dengan tidak merangkai kata cukup sekian lama. Dan kegelisahan pun kian mer…

Mereka Yang Terbuai

Dan mereka yang setia mematuti kerumunan manusia dan deret kendaraan berlalu-lalang memacu aktivitas kehidupan itu, sambil membicarakan perihal yang kurang mengandung urgensitas kelayakan perbincangan, ditingkahi untai tawa yang agak kabur tentang objek apa yang diteratwakan, sambil duduk santai menaikkan kaki sebelah di atas kursi panjang, di samping warung kopi, dengan sebatang rokok berujung bara yang tengah asyik dihisapnya, merekalah  yang kelak akan tersentak dengan kode etik kehidupan. Apa yang ditanam akan dituai! Tanam kelalaian akan tuai kerundungan!
Apa yang mereka lakukan setiap harinya itu, bersantai-santai, dan tidak melakukan perjuangan yang berdarah-darah demi menyesap cita dan harapan, akan menghasilkan penyesalan tak berujung. Dimana harta paling berharga mereka, waktu, yang tak bisa ditenun kembali makanala sudah diurai, mereka sia-siakan begitu saja. Tinggal tunggu kapan tanggal mainnya. Tinggal menanti kapan mereka akan terkaget-kaget atas langkah yang mereka hun…

Dakwah

Dakwah. Satu kalimat yang mempunyai artikulasi mengajak. Makna umum yang bisa kita pahami dari kata ini yakni mengajak orang lain dari jalan yang salah kepada jalan yang benar. Istilah dakwah populer di kalangan umat islam, dengan makna, bahwa semua yang dianggap bertentangan dengan al-Qur’an, Sunnah, dan semangat ajaran ke-Islaman maka dianggap salah, dan dakwah mempunyai ruang kegunaan  yakni membawa manusia yang terjebak di dalamnya agar keluar menuju jalan yang benar, yaitu jalan yang sesuai dengan tuntutan Tuhan. Allah Swt.
Dalam sebuah hadis yang populer di kalangan umat Islam yakni tentang anjuran-bahkankewajiban-agar antar sesama muslim dengan lainnya saling menasihatkan dan menegur tatkala salah satunya terjerumus dalam sebuah kekeliruan. Ini merupakan bagian dari keindahan umat Islam, betapa kita tidak boleh berhasrat agar masuk surga sendirian, sambil menelantarkan saudara kita seiman yang tengah tertatih berjalan tak tentu arah. Melenceng dari koridor yang ditetapkan.
Da…

Dakwah

Dakwah. Satu kalimat yang mempunyai artikulasi mengajak. Makna umum yang bisa kita pahami dari kata ini yakni mengajak orang lain dari jalan yang salah kepada jalan yang benar. Istilah dakwah populer di kalangan umat islam, dengan makna, bahwa semua yang dianggap bertentangan dengan al-Qur’an, Sunnah, dan semangat ajaran ke-Islaman maka dianggap salah, dan dakwah mempunyai ruang kegunaan  yakni membawa manusia yang terjebak di dalamnya agar keluar menuju jalan yang benar, yaitu jalan yang sesuai dengan tuntutan Tuhan. Allah Swt.
Dalam sebuah hadis yang populer di kalangan umat Islam yakni tentang anjuran-bahkankewajiban-agar antar sesama muslim dengan lainnya saling menasihatkan dan menegur tatkala salah satunya terjerumus dalam sebuah kekeliruan. Ini merupakan bagian dari keindahan umat Islam, betapa kita tidak boleh berhasrat agar masuk surga sendirian, sambil menelantarkan saudara kita seiman yang tengah tertatih berjalan tak tentu arah. Melenceng dari koridor yang ditetapkan.
Da…

Representasi Berita Menarik Republika 27 November 2015

Gemuruh ISIS
ISIS, sebuah badan militan muslim yang cukup berhasil mengejutkan dunia. Akibat kiprah penerorannya di Paris kemarin, dunia Islam cukup merasa banyak dirugikan lantaran tindakannya. Tindakanya yang biadab mendapat kutukan bertubi dari berbagai pihak. Bukan hanya barat yang tegas melancarkan kritik pedas, dari ulama dan masayarakat Islam sendri pun tak pelak tercipta hujan hujatan atas tindakan tak berkeperimanusiaan tersebut.
Islam adalah agama damai dan penuh toleransi. Hal demikianlah yang tengah disuarakan kembali oleh para pemikir-pemikir Islam lewat tulisan dan beragam seminar yang diadakan. Buah dari kebodohan ISIS yang amat meresahkan sanubari muslim dunia adalah hal yang harus dientaskan. Dunia tidak boleh salah persepsi tentang Islam. Dunia butuh maklum tentang hakikat agama yang dibawa oleh Muhammad Saw, sosok penebar kedamaian dan penuh kasih-sayang ini.
Ramai Turki-Rusia
Sebuah pesawat Jet Rusia terbang melintasi udara sekitar Turki. Sekitar 2 km sebelum masu…

Lembah Tuwa, Tempat Semedi Musa : Olah Tafsir Surat an-Nazi'at Oleh Bintu Syathi', Dipadu Pemaparan Cerdas Ust Ubadi Hasbillah

Lembah Tuwa adalah tempat dimana Nabi Musa menyemedikan diri serta mendapatkan risalah Ilahi. (Bintu Syathi’) apakah sama antara Lembah Tuwa dengan bukit Tursina?
Idzhab ila fir’auna innahu togho. Kalimat togho bisa diartikan sebagai angin tofan. Akan tetap makna yang pas adalah terlewat batasnya kekufuran dan kemaksiatan kepada TUhan. Dan Musa, apakah Engkau ingin membersihkan mereka?
Hidayah adalah bimbingan menuju jalan yang lurus. (Bintu Syathi’)
Terumbu karang yang tampak pucuknya di permukaan itu hanyalah bagian kecil dari eksistensinya, dan akarnya jauh lebih besar. Demikian apa yang ditampakkan oleh Musa kepada penentangnya. Meski mukjizat yang ditampilkan tampak besar, namun sadari bahwa apa yang dibalik mukjizat itu jauh lebih besar, layaknya terumbu karang. Faarohul ayatal kubra. (Ust Ubaid) maka seorang yang justur menampakkan hal yang kelihatannya besar namun hakikatnya kecil, ia telah menyelisihi sunnah semesta.
Hidayah itu seperti siang, yang menerangi jalan. (bintu Sy…

“Ya Allah, Ya Tuhan, Hindari Godaan Setan!” (?)

“Ya Allah Ya Tuhan Hindari Godaan Setan...” Tukas salah seorang penyanyi dengan okta mengagumkan. Itu adalah sekilas penggalan lagu yang gencar digaungkan di masa 2000-an. Sekelumit ratapan seorang suami yang ditinggal oleh istirnya, baru sebulan, dan ia tidak menemukan tempat bercurah rasa. Lalu ia berdo’a agar dijauhkan dari tipu daya setan yang menyesatkan!
Saya rasa, bukan hanya penggagas lirik lagu tersebut saja yang merasa resah akan godaan setan dalam wujud perempuan. Saya pun juga demikian. Hehe. Rangsangannya begitu kencang menerpa. Tubuh lelaki tanpa iman akan limbung dijadikan permainan oleh rangsangan tersebut.
         Bercinta dengan perempuan, siapa yang tidak nafsu? Berasyik-masyuk dengan wanita, brcanda ria di atas ranjang, yang dalam bahasa khayal kita tak ubahnya bermesraan di atas dipan-dipan surga, siapa yang tidak berhasrat? Cubit sana cubit sini, cium sana cium sini, apalagi sampai jleb! Siapa tak bergejolak? Ah, memang pikiran anak muda! Selalu semarak dengan …

Membaca Semesta

(1)Definisi Membaca Semesta
Peka membaca sasmita alam adalah guru paling berharga. Alam terkembang jadi guru. Semesta membentang bukan tanpa perlambang. Terjajar isyarat yang ditebar sang pengatur semesta. Orkestra alam dicipta penuh pertanda. Teruntuk umat manusia, Tuhan sengaja menjadikan pertanda sebagai salah satu petunjuk kehidupan yang amat mempesona.
(2)Anjuran Membaca Semesta
Allah Swt dalam Qur’an mengungkapkan bahwa hikmah dibalik diturunkannya hujan adalah untuk menghidupkan bumi yang sudah mati. Pada kalimat berikutnya, Allah menegaskan, bahwa itu adalah bukti bagi mereka yang mempunyai pendengaran. Dalam banyak ayat lain, Allah menggunakan term “sungguh pada demikian terdapat bukti bagi mereka yang berakal/berpikir/melihat/mendengar/merasa” dan lain sebagainya. Dia Maha Pandai Mencipta Sasmita.
(3)Manfaat Membaca Semesta
Dengan demikian, nelayan bisa dengan cermat mengatakan bahwa angin kecepatan sekian adalah berbahaya dan pada kecepatan sekian adalah waktu berharga. Binta…

Google + Follower's