Mereka Yang Terbuai

Dan mereka yang setia mematuti kerumunan manusia dan deret kendaraan berlalu-lalang memacu aktivitas kehidupan itu, sambil membicarakan perihal yang kurang mengandung urgensitas kelayakan perbincangan, ditingkahi untai tawa yang agak kabur tentang objek apa yang diteratwakan, sambil duduk santai menaikkan kaki sebelah di atas kursi panjang, di samping warung kopi, dengan sebatang rokok berujung bara yang tengah asyik dihisapnya, merekalah  yang kelak akan tersentak dengan kode etik kehidupan. Apa yang ditanam akan dituai! Tanam kelalaian akan tuai kerundungan!

Apa yang mereka lakukan setiap harinya itu, bersantai-santai, dan tidak melakukan perjuangan yang berdarah-darah demi menyesap cita dan harapan, akan menghasilkan penyesalan tak berujung. Dimana harta paling berharga mereka, waktu, yang tak bisa ditenun kembali makanala sudah diurai, mereka sia-siakan begitu saja. Tinggal tunggu kapan tanggal mainnya. Tinggal menanti kapan mereka akan terkaget-kaget atas langkah yang mereka hunjamkan di atas lapak kehidupan. J


Bintaro, 03 Desember 2015

Komentar

Google + Follower's