“Ya Allah, Ya Tuhan, Hindari Godaan Setan!” (?)

“Ya Allah Ya Tuhan Hindari Godaan Setan...” Tukas salah seorang penyanyi dengan okta mengagumkan. Itu adalah sekilas penggalan lagu yang gencar digaungkan di masa 2000-an. Sekelumit ratapan seorang suami yang ditinggal oleh istirnya, baru sebulan, dan ia tidak menemukan tempat bercurah rasa. Lalu ia berdo’a agar dijauhkan dari tipu daya setan yang menyesatkan!

Saya rasa, bukan hanya penggagas lirik lagu tersebut saja yang merasa resah akan godaan setan dalam wujud perempuan. Saya pun juga demikian. Hehe. Rangsangannya begitu kencang menerpa. Tubuh lelaki tanpa iman akan limbung dijadikan permainan oleh rangsangan tersebut.

         Bercinta dengan perempuan, siapa yang tidak nafsu? Berasyik-masyuk dengan wanita, brcanda ria di atas ranjang, yang dalam bahasa khayal kita tak ubahnya bermesraan di atas dipan-dipan surga, siapa yang tidak berhasrat? Cubit sana cubit sini, cium sana cium sini, apalagi sampai jleb! Siapa tak bergejolak? Ah, memang pikiran anak muda! Selalu semarak dengan hal wanita! J

Demi masa depan yang saya rasa cukup menjanjikan, saya tahan semua hasrat itu. Pendidikan kelimuan dan keagamaan dirasa lebih urgen untuk masa sekarang. Butuh wawasan mendalam yang kelak akan menjaga kita dari kekurangan moral saat berkeluarga. Pengetahuaan keagamaan yang mendalam mutlak dibutuhkan, kerena pada hakikatnya, semua permasalahan yang terjadi di dunia, muara penyelesaiannya ada pada ranah agama. Percaya atau tidakak itu terserah anda. Namun bagi saya, hal itu mutal sudah menjadi darah dan daging saya.

Demikian, saya semakin menua semakin terbayang pesona perempuan.

“Ya Allah, Ya Tuhan, Hindari Godaan Setan!”

Bintaro, 21 Nov. 15s
`


Komentar

Google + Follower's