One Day One Hadith (20/03/2016)


أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ عَبْدِ الْجَبَّارِ بْنِ وَائِلٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ صَلَّيْتُ خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا افْتَتَحَ الصَّلَاةَ كَبَّرَ وَرَفَعَ يَدَيْهِ حَتَّى حَاذَتَا أُذُنَيْهِ ثُمَّ يَقْرَأُ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ فَلَمَّا فَرَغَ مِنْهَا قَالَ آمِينَ يَرْفَعُ بِهَا صَوْتَ

Diceritakan dari Abdul Jabbar bin Wa'il dari Bapaknya dia berkata; "Aku pernah shalat di belakang Rasulullah Saw. dan ketika beliau mengawali shalatnya, beliau bertakbir seraya mengangkat kedua tangannya sampai sejajar dengan kedua telinganya. Kemudian Rasulullah Saw. membaca surat Al Fatihah, dan setelah selesai membacanya Rasulullah Saw. mengucapkan 'Aamiin dengan mengeraskan suaranya”.(HR. An-Nasa’i).

Istifadah:
Terkadang kita menyaksikan ketika shalat berjama’ah, para Ma’mum maupaun Imam telah lalai dalam bertakbir dengan mengangkat kedua tangan hingga mensejajarkannya dengan telinga. Dan juga mengucapkan ‘Aamiin secara bersamaan.
Dalam hadis diatas Rasulullah Saw. mengajarkan kepada kita agar melakukan shalat sebagaimana shalat beliau agar kita mendapatkan kesempurnaan shalat.

[Lembaga Kajian dan Riset Rasionalika Darus-Sunnah]

Komentar

Google + Follower's