Cerita Lelaki Nestapa

Menulis adalah membingkai peristiwa, menghidupkan gagasan, mengemas sejarah agar tidak hilang dilibas waktu. Menulis adalah bercerita, berkisah soal hari ini dengan jutaan pernak-pernik yang dikandungnya, untuk dituturkan kepada cucu-cucu kita mendatang, agar mereka paham, agar mereka arif menyesap masa depan. Menulis adalah membaca, membaca realita untuk disuling menjadi kata-kata.

Dikisahkan ada seorang pemuda tanggung bernama Akrom, berpenampilan necis, klimis, namun sayang hatinya seringkali gerimis. Hari-harinya bagai hujan Bulan Juni, sarat luruh bulir duka, lantaran perempuan-perempuan yang ia cintai selalu menolak peraduan rasanya.

Betapa perempuan tidak muak atasnya? Wong setiap kali ia melihat wanita-wanita baru, ia akan menilainya dengan kata-kata, Cantik. Kemudian ia terpincut, melupakan yang lain. Jiwanya mudah limbung seiring melimpahnya perempuan-perempuan baru yang datang dalam hidupnya. Perempuan mana yang sungkan untuk mempertahankan orang semacam dia? Tidak ada.

Bersambung...


Komentar

Google + Follower's