Tahun Baru dan Kemubaziran Raksasa

Tahun baru tiba, langit gempita oleh kembang api yang menyala. Tenggat perbedaan para ahli agama dan ilmu lainnya yang bersatu-padu meramaikan jagat Maya telah usai sudah. Pro-kontra apakah tahun baru legal dilakukan menurut agama atau diharamkan sudah habis masa mainnya. Sekarang tinggal pertanyaan mendasar yang perlu saya lontarkan disini.

Terlepas dari apakah pandangan agama soal ini saya ingin bertanya lewat standar etika dan nurani kemanusiaan. Mengenai budaya menghamburkan Harta yang berbentuk kembang api, dan dilaksanakan setiap pergantian tahun dengan biaya yang tak murah, sementara masyarakat miskin malah makin menjamur minta untuk disantuni, kira2 etiskah?

Untuk yang sering menyoroti masalah kemanusiaan, etika keadaban, serta menurut pejuang ketertindasan, apakah hal semacam nikmat untuk dipandang?

Apalagi menimbang masih terbengkalainya nasib saudara kita di Palestina sana yang terpapar nasibnya di laras senapan penjajah, kira2 bagaimanakah...? 

Komentar

Google + Follower's